Coppa Italia
AC MILAN: Ibrahimovic Lolos dari Hukuman Klub tetapi Masih Harus Tunggu Keputusan Hakim Olahraga
Ada banyak kontroversi selama perempat final Coppa Italia dini hari kemarin karena Ibra dan Lukaku bentrok sebelum turun minum
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - AC Milan telah memutuskan bahwa Zlatan Ibrahimovic tidak akan menghadapi hukuman lebih lanjut karena dikeluarkan dari lapangan pada laga melawan Inter Milan, Rabu.
Ada banyak kontroversi selama perempat final Coppa Italia dini hari kemarin karena Ibra dan Lukaku bentrok sebelum turun minum, ketika keduanya saling mencaci.
Pemain asal Swedia itu membuat komentar yang provokatif tetapi yang cerdas terkait dengan masa lalu Lukaku, dan tidak pernah xenofobia, seperti dikutip Tribun Jogja dari SempreMilan.
Mantan rekan setimnya Paul Pogba bahkan membelanya, sementara striker itu sendiri berusaha menutup tuduhan palsu karena telah menggunakan penghinaan rasial melalui sebuah posting di akun Twitter-nya.
Menurut il Corriere della Sera via MilanNews, Ibrahimovic dan klub menunggu apakah perselisihan antara Ibrahimovic dan Lukaku akan berdampak setelah peninjauan Sporting Judge besok.
Sementara itu, Rossoneri telah memutuskan untuk tidak mendenda penyerang tengah Swedia itu atas apa yang terjadi pada pertandingan terakhir tim Merah-Hitam.
Laporan itu menambahkan bahwa Ibra telah mengulangi pesan yang sama kepada semua orang yang bertanya kepadanya tentang insiden tersebut:

"Ya, itu bukan aksi yang bagus, saya salah, tapi jangan panggil saya rasis karena saya bukan (orang yang rasis)."
Perselisihan antara Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku pada derby Coppa Italia di San Siro menjadi berita utama di dunia sepak bola.
Menurut il Corriere della Sera via MilanNews, penyerang tersebut tampak tenang kepada orang-orang yang melihatnya di Milanello.
Namun ia tetap ingin menepis tudingan rasisme terhadapnya dan melakukannya melalui postingan di akun media sosialnya.
Ibrahimovic dan Lukaku sekarang menunggu keputusan Hakim Olahraga yang akan tiba besok, tetapi surat kabar tersebut mengklaim bahwa laporan dari wasit Valeri tidak berisi sesuatu yang eksplosif.
Oleh karena itu, kemungkinan besar hukuman yang akan dikenakan adalah larangan satu pertandingan untuk kedua pemain di Piala Italia.
Namun tidak dapat dikesampingkan bahwa Jaksa Penuntut Federal dapat membuka penyelidikan berdasarkan Pasal 28 Kode Keadilan Olahraga yang menghukum perilaku diskriminatif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/romelu-lukaku-dan-zlatan-ibrahimovic-saat-bermain-bagi-manchester-united.jpg)