Breaking News:

Disdukcapil Kabupaten Magelang Dorong Masyarakat Lakukan Pengurusan Dokumen Secara Daring

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magelang berupaya mengurangi layanan secara tatap muka

TRIBUNJOGJA/ Yosef Leon Pinsker
Kantor Disdukcapil Kabupaten Magelang. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magelang berupaya mengurangi layanan secara tatap muka di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Sebagai alternatif, Disdukcapil mendorong warga setempat untuk melakukan pengurusan surat-surat dokumen dan kelengkapan administrasi melalui layanan dalam jaringan (daring).

"Yang bisa dimaksimalkan lewat daring lebih kami arahkan untuk diurus lewat itu saja. Tapi kalau misal pas rekam Kartu tanda penduduk (KTP) kan harus datang ke kantor, nah yang lainnya bisa diurus daring," kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Magelang, Edi Susanto Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Bupati Gunungkidul Luncurkan Layanan Tiket Elektronik di TPR Baron

Baca juga: Cerita 81 Hari di Pengungsian Gunung Merapi Sleman, Mbah Ngatmosurip Sumringah Kembali ke Rumah

Edi menyatakan, jauh hari sebelumnya pihaknya memang telah menerapkan layanan daring kepada masyarakat.

Namun minat warga masih minim.

Baru di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini minat warga untuk mengurus surat dan kelengkapan dokumen administrasi secara daring mulai signifikan.

"Sebenarnya sebelum pandemi juga sudah ada layanan daring ini. Tapi warga kan belum tersosialisasi sepenuhnya. Makanya ketika di masa pandemi program layanan daring ini sudah cukup banyak diketahui masyarakat sehingga peminatnya juga signifikan," ujarnya.

Dijelaskan, selain sistem pengurusan dan kelengkapan data via daring pihaknya juga telah mengenalkan layanan pengantaran dokumen dan surat-surat yang telah selesai.

Warga hanya perlu memberikan alamat lengkap saat melakukan pengisian data, setelah surat dan dokumen jadi akan ada petugas yang mengantarkannya ke rumah-rumah warga.

Baca juga: BREAKING NEWS: Isolasi Sejak Jumat, Wabup Bantul Abdul Halim Muslih Dinyatakan Positif COVID-19

Baca juga: Kisah Diara, Keturunan Sri Sultan HB VII, Penari Termuda Tarian Bedhaya Tirtahayuningrat di Keraton

"Makanya alamat memang mesti harus jelas dan lengkap. Layanan ini juga berlaku di seluruh Kabupaten Magelang. Kami sudah kerja sama dengan pihak lain untuk proses pengantaran," tambah Edi.

Melalui sistem tersebut, Edi menilai penyebaran Covid-19 mampu ditekan.

Masyarakat dapat dengan nyaman mengurus surat dan kelengkapan dokumen dari mana saja dan di sisi lain kerja-kerja pemerintahan bisa dimaksimalkan tanpa takut terhadap penyebaran Covid-19.

"Jadi kan lebih terjamin keamanan dan keselamatannya. Ekonomi bergerak, masyarakat terlayani dan kami juga bisa bekerja dengan optimal," pungkas dia. (jsf)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved