Breaking News:

Kabupaten Sleman

Positif Covid-19, Bupati Sri Purnomo Tetap akan Divaksin Tahap Kedua

Kepala Dinkes Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo memastikan Bupati Sleman, Sri Purnomo tetap akan diberi suntikan vaksin Sinovac tahap kedua.

Dok Pemkab Sleman
Bupati Sleman, Sri Purnomo menjalani rapid tes antigen sebelum menerima vaksin COVID-19, Rabu (13/01/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN -- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo memastikan Bupati Sleman, Sri Purnomo tetap akan diberi suntikan vaksin Sinovac tahap kedua meski yang bersangkutan saat ini terpapar covid-19.

Namun, rentang waktu pemberiannya, tidak dilakukan dalam waktu dekat. 

"Dari hasil konsultasi kami dengan Dinas Kesehatan DIY maupun Kementerian Kesehatan, untuk Pak Bupati (suntikan) putaran kedua, tidak dalam waktu dekat," kata Joko, ditemui di gedung setda Sleman, Senin (25/1/2021). 

Menurut dia, meskipun sudah terpapar covid-19, namun untuk perlindungan kekebalan tubuh, Bupati Sleman Sri Purnomo tetap akan diberi suntikan vaksin tahap kedua.

Rencananya, suntikan vaksin akan diberikan setelah sembuh, dan berkisar direntang waktu 14 - 28 hari setelah vaksin tahap pertama. 

"(Jadi) disuntik, tapi tidak dalam waktu dekat," tegasnya. 

Baca juga: Bupati Sleman Sri Purnomo Positif COVID-19, Warga yang Sempat Kontak Diswab Antigen 

Baca juga: Ini Penjelasan Medis Mengapa Bupati Sleman Sri Purnomo Bisa Terpapar Covid-19 Meski Sudah Divaksin

Joko mengungkapkan, saat ini Bupati Sleman dalam kondisi sehat dan terlihat masih segar.

Menurut dia, setiap hari ada dokter penanggung jawab dari RSUD Sleman yang memantau perkembangan kesehatan Bupati dan melaporkan kepada dirinya.

"Alhamdulillah saat ini baik-baik saja, tidak ada maslaah. Cuma masih batuk-batuk sedikit," ucap dia. 

Sekadar informasi, semenjak dinyatakan positif covid-19 pada Kamis (21/1/2021), Bupati Sleman menjalani isolasi mandiri di Rumah Dinas Bupati.

Selama Isolasi, Sri Purnomo masih melakukan aktivitas olah raga seperti biasa. Bedanya, aktivitas ini dilakukan sendiri semenjak menjalani Isolasi. 

"Pagi hari, saya rutin setelah sholat subuh melakukan aktifitas olahraga gerak jalan dan senam ringan untuk menjaga agar tubuh sehat dan meningkatkan imun.

Bedanya, kali ini saya harus sendiri di rumah dinas karena positif covid-19," ujar Sri Purnomo, melalui keterangan tertulis.

Selain itu, Ia juga masih melakukan kegiatan lain, seperti memberi makan ikan nila di-depan pendopo dan ikan lele di samping rumah, serta mengontrol kebun buah-buahan di lingkungan rumah dinas. (Tribunjogja/Ahmad Syarifudin)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved