Kabupaten Sleman

Kasus Covid-19 Belum Turun Siginifikan, PTKM di Sleman Diperpanjang

Pemerintah Kabupaten Sleman memperpanjang kebijakan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat dari 26 Januari - 8 Februari 2021

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala BPBD Sleman, Joko Supriyanto 

Sementara untuk aturan WFH dan WFO masih sama dengan komposisi 75 persen (WFH) 25 persen (WFO).

Pembelajaran tetap dilakukan daring. Kegiatan konstruksi tetap beroperasi 100 persen.

Tempat ibadah dengan pengaturan pembatasan sebesar 50 persen dari kapasitas.

Lalu, kegiatan hajatan atau sosial kemasyarakatan diimbau agar dilaksanakan dengan prokes ketat dan tidak diperbolehkan makan/minum di tempat serta maksimal kapasitas 25 persen. 

Belum Ada Penurunan 

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengungkapkan, hasil penerapan PTKM tahap pertama di Kabupaten Sleman belum bisa terlihat hasilnya.

Sebab,  belajar dari masa liburan akhir Oktober silam, siklus perputaran saling menular baru berakhir sampai akhir Desember.

Artinya, jika PTKM diterapkan dua minggu lalu, secara teoritis penurunan kasus bisa dirasakan mulai akhir Januari atau awal Februari.

Sehingga PTKM tahap pertama menurutnya belum kelihatan penurunan kasus. 

"Paling cepat 25 Januari sampai 14 hari kedepan baru akan kelihatan. Sehingga, jika diperpanjang, menurut kami cocok, setuju. Karena, jika nanti minggu ini turun, kemudian bebas lagi ya naik lagi," terang dia. (Tribunjogja/Ahmad Syarifudin)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved