Breaking News:

Jawa

Ikuti Instruksi Pusat, Pemkot Magelang Perpanjang Pemberlakuan PPKM

Pemkot Magelang akhirnya memutuskan untuk mengikuti instruksi pemerintah pusat soal perpanjangan aturan PPKM.

TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Sekretaris Daerah Kota Magelang, Joko Budiyono saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (25/1/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kota Magelang akhirnya memutuskan untuk mengikuti instruksi pemerintah pusat soal perpanjangan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Perpanjangan PTKM akan dilakukan hingga 8 Februari mendatang. 

"Walaupun evaluasi terakhir berada di zona oranye dan mendekati kuning tapi kami tetap memperpanjang PPKM sesuai dengan instruksi pusat," kata Sekretaris Daerah Kota Magelang, Joko Budiyono, Senin (25/1/2021). 

Joko mengatakan, seperti pada dua pekan sebelumnya PPKM perpanjangan kali ini juga memuat aturan yang sama yakni operasional terbatas pada sejumlah pelaku usaha dan juga pembatasan pengunjung, pemberlakuan bekerja dari rumah sebesar 75 persen dan bekerja di kantor 25 persen. 

Baca juga: 10 Hari PTKM, Kota Magelang Berubah Jadi Zona Oranye 

Lalu operasional pusat perbelanjaan yang dibatasi hingga pukul 19.00 WIB, kegiatan masyakarat, seperti hajatan pernikahan pun dibatasi mulai dari jumlah tamu dan undangan hanya 50 persen dari kapasitas tempat.

Tidak boleh menyediakan jamuan prasmanan, melainkan memakai dus.

Joko mengklaim bahwa, hingga saat ini pihaknya belum mendapat respons yang negatif dari masyarakat dan juga pelaku usaha.

"Sementara ini semua lapisan masyarakat sudah menerima," ujarnya. 

Dia menambahkan, perpanjangan PPKM hingga kini dua pekan ke depan ini juga bakal dibarengi dengan peningkatan pengawasan oleh petugas.

Baca juga: PTKM Diperpanjang, Wali Kota Magelang: Tunggu Sampai 25 Januari 2021

Satuan Polisi Pamong Praja setempat bersama TNI/Polri akan terus melakukan penjagaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan aturan itu. 

Walikota Magelang, Sigit Widyonindito mengatakan, setelah masa pemberlakuan PPKM pertama dari 11 Januari-25 Februari lalu berakhir, pihaknya memutuskan untuk memperpanjang aturan itu. 

Sigit menambahkan, kedisplinan masyarakat setempat dalam menerapkan PPKM saat ini terbilang cukup optimal.

"Dan sampai hari ini tidak ada orang yang marah-marah. Magelang kan dikenal orangnya baik-baik, orangnya manut. Semoga nanti bisa semakin menurun tingkat penyebarannya," ujar dia. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved