Yogyakarta

BPBD DIY: 150 Pengungsi Merapi di Barak Pengungsian Glagaharjo Dipulangkan Besok

Sekitar 150 pengungsi Gunung Merapi yang mengungsi di barak pengungsian di DIY akan dipulangkan, Selasa (26/1/2021) besok.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ardhike Indah
Pengungsi Merapi di Balai Desa Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, mengobrol dengan sesama jika ada waktu luang. Foto diambil 2 Januari 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekitar 150 pengungsi Gunung Merapi yang mengungsi di barak pengungsian di DIY akan dipulangkan, Selasa (26/1/2021) besok.

Pemulangan pengungsi ini diambil setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY  melihat situasi dan kondisi terkini dari Gunung Merapi dengan probabilitas dominan efusif.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana, mengatakan, pengungsi sekitar 150 orang di Barak Glagaharjo, Sleman, DIY, Selasa (26/1/2021) akan diantarkan pulang ke tempat tinggalnya masing-masing di Dusun Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, DIY.

"Pengungsi sekitar 150-an yg di Barak Glagaharjo besok diantarkan kembali ke tempat tinggal masing di Dusun Kalitengah Lor," ujarnya, Senin (25/1/2021).

Biwara mengatakan, berdasarkan informasi dari BPPTKG, aktivitas Gunung Merapi saat ini adalah keluarnya lava pijar dan asap di sisi barat daya Gunung Merapi.

Radius lima kilometer dinilai relatif aman, karena di kawasan tersebut tidak ada hunian masyarakat.

"Berdasarkan info dari BPPTKG aktivitas Merapi berupa keluarnya lava pijar dan asap di barat daya Merapi. Radius 5 km di kawasan tersebut tidak ada hunian masyarakat sehingga relatif aman," ujarnya.

Baca juga: INFO TERKINI Gunung Merapi: Sore Tadi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,2 km ke Arah Kali Krasak

Baca juga: Gunung Merapi Keluarkan 29 Kali Lava Pijar dengan Jarak Maksimum 800 Meter pada Senin Pagi

Lanjutnya, meski kondisi relatif aman, tetapi wilayah Sleman Barat dan Selatan tetap dalam kondisi siaga. Ada dua desa di Sleman Barat dan dua desa di Sleman Selatan.

Barak-barak pengungsian yang ada dipersiapkan. Saat ini terdapat 12 barak yang telah dipersiapkan dan siap digunakan jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat dan warga membutuhkan tempat untuk mengungsi.

"Meski demikian, Sleman Barat dan Selatan tetap siaga dan barak-barak dipersiapkan. Di barat ada 2 desa, selatan 2 desa. Baraknya ada 12 semuanya," katanya.

Pihaknya sendiri berharap kondisi Gunung Merapi dalam keadaan aman dan terkendali.

Probabilitas yang ada saat ini adalah dominan ke arah erupsi efusif yang ditandai keluarnya lava pijar dan asap.

"Semoga Merapi  mandali. Probabilitasnya dominan ke efusif," tuturnya. (Tribunjogja/Rendika Ferri Kurniawan)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved