Breaking News:

Sport

Bank BPD DIY Bima Perkasa Berbagi Trik Pemain NBA di Go The Extra Mile untuk Para Pebasket Muda

David Singleton berbagi teknik olah bola dan shooting ke delapan pebasket muda dalam Go The Extra Mile Bima Perkasa Academy.

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Bima Perkasa
Bank BPD DIY Bima Perkasa Berbagi Trik Pemain NBA di Go The Extra Mile untuk Para Pebasket Muda 

TRIBUNJOGJA.COM - Kepala pelatih klub basket Bank BPD DIY Bima Perkasa, David Singleton berbagi teknik olah bola dan shooting ke delapan pebasket muda dalam Go The Extra Mile Bima Perkasa Academy Minggu (23/1/2021) di Town Hoops Yogyakarta.

Bersama Rookie Samuel Devin Susanto dan Reza Arfah, David juga memberi tahu rahasia gerakan para pemain kelas dunia seperti cross over ala Allen Iverson (legenda NBA) dan drill Klay Thompson yang bermain di Golden State Warriors.

“Gerakan spesial para pemain kelas dunia berawal dari yang kami latih tadi. Saya senang berbagi dengan para pebasket muda dan perkembangan delapan pebasket tadi akan terus dipantau Bima Perkasa Academy,” ungkap David.

Baca juga: Manajemen Klub Basket Bank BPD DIY Bima Perkasa Menerima Perpanjangan Penundaan IBL

Manajer Bima Perkasa Academy, Fika Nurazam Wirastuti menambahkan, materi yang diberikan dalam latihan privat kemarin memang berkaca pada pemain kelas dunia.

Nantinya para pebasket muda ini bisa melatihnya sendiri di rumah dengan atau tanpa bola.

David juga memaparkan fungsi dan alasan dari gerakan tersebut.

“Pemain dunia footwork-nya bagus. Hal dasar itu yang jadi titik awal pemain seperti Klay, Iverson, Steph Curry dan lain-lain. Banyak skill baru, misalnya tadi kita belajar bagaimana merasakan gravitasi saat shooting dan lain-lain, mereka sangat senang dengan materinya,” imbuh Fika.

Delapan pebasket muda yang ikut pelatihan privat ini datang dari banyak kota, terjauh dari Kalimantan Timur.

Baca juga: Bima Perkasa Academy Ajak Pebasket Muda dalam Kegiatan Go The Extra Mile

Sebelum ikut pelatihan mereka harus memastikan kesehatan lebih dulu dengan negatif dari COVID-19.

Respon peserta baik dalam menanggapi hal itu terhitung baik, bahkan orang tua peserta minta agar Bima Perkasa Academy rutin menggelar event serupa, karena materi yang diberikan sangat detail.

Fika mengamini saran dari peserta dan orang tua, apalagi di tengah pandemi mereka sangat membutuhkan latihan yang berkualitas.

“Meski pandemi, kualitas latihan pebasket muda atau usia dini harus tetap bagus. Itulah alasan adanya latihan privat ini, menjaga kualitas karena wadah latihan berkurang karena pandemi,” tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved