Serie A
AC MILAN VS ATALANTA: Mandzukic & Tomori Sudah Masuk Skuad?
Pasukan Stefano Pioli unggul tiga poin dari Inter di puncak klasemen, tetapi jika mereka di laga nanti, posisi mereka akan ditentukan selisih gol
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Jadwal Liga Italia Serie A Pekan ke-19 pekan ini akan menampilkan AC Milan vs Atalanta dan Udinese vs Inter Milan, Minggu (24/1/2021) pukul 00.00 WIB.
Rossoneri membutuhkan satu poin saat melawan Atalanta untuk meraih gelar Juara Musim Dingin tetapi dapat diperkuat lagi oleh pemain yang pulih dari Covid.
Pasukan Stefano Pioli unggul tiga poin dari Inter di puncak klasemen, tetapi jika mereka kalah di laga nanti, posisi mereka akan ditentukan oleh selisih gol dan itu akan menguntungkan Nerazzurri.
Baca juga: KLASEMEN LIGA ITALIA Pekan 18 & Jadwal AC Milan vs Atalanta, Udinese vs Inter, Juventus vs Bologna
Baca juga: Es Buah Legend Pak Lantip di Kota Yogyakarta Sejak 1985, Selama PSTKM Tetap Buka Demi Pelanggan
Ini adalah situasi yang campur aduk untuk Pioli, karena sementara Alessio Romagnoli dan Alexis Saelemaekers diskors, dia menyambut kembali Theo Hernandez, Ante Rebic dan Rade Krunic setelah mereka pulih dari Covid-19.
Simon Kjaer masih diragukan tampil karena belum pulih total dari cedera, tetapi Mario Mandzukic bergabung dengan skuad sebagai agen bebas.
Menurut Sky Italia via MilanNews, Fikayo Tomori akan berada di bangku cadangan pada laga nanti karena disebut segera mendarat dan menyelesaikan pemeriksaan medisnya.

Kontrak telah disepakati yang berarti dia akan memenuhi syarat untuk dipanggil dan bermain jika Pioli merasa fit saat Milan menyambut Atalanta esok dini hari.
Sementara itu tiga jurnalis andal, yaitu Fabrizio Romano, Matt Law dan Gianluca Di Marzio mengonfirmasi bahwa trasnfer Tomori disepakati dengan harga € 28 juta (£ 25 juta).
Pinjaman itu akan berlaku untuk enam bulan dan oleh karena itu Rossoneri harus memutuskan di musim panas mendatang apakah akan memperpanjang atau memutusnya.
Baca juga: Klasemen Liga Inggris Pekan 19, Duo Manchester Bersaing Ketat, Tottenham Segera Salip Liverpool
Baca juga: UPDATE Jalan Tol di DI Yogyakarta, Penentuan Trase Tol Seksi III Masih Tertahan di Desa Mlangi
Sedangkan baru Mario Mandzukic juga akan berada di bangku cadangan dan secara teori bisa membuat penampilan pertamanya.
Di kubu tamu, Atalanta sebenarnya memiliki kesempatan untuk merangsek ke tempat, tetapi kegagalan saat melawan Genoa dan Udinese yang dijadwal ulang, membuat pelaung mereka terhenti.
Namun kemenangan pada laga nanti juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk dapat menggeser Napoli di peringkat ketiga klasemen.
Sementara itu, gelandang Mario Pasalic masih belum bisa bermain melawan klub lamanya.
Atalanta hanya kalah sekali dari 10 pertemuan terakhir mereka di Serie A dengan Milan, menang tiga kali dan seri enam kali.
Prediksi susunan pemain
AC Milan (4-2-3-1):
G Donnarumma; Calabria, Kalulu, Musacchio, Theo Hernandez; Kessie, Tonali; Castillejo, Brahim Diaz, Rebic; Ibrahimovic.
Larangan bermain: Romagnoli, Saelemaekers
Cedera: Gabbia, Bennacer, Calhanoglu
Kartu kuning: Calabria
Atalanta (3-4-1-2):
Gollini; Toloi, Romero, Djimsiti; Hateboer, De Roon, Freuler, Gosens; Pessina; Ilicic, Duvan Zapata.
Cedera: Pasalic, Ruggeri
Kartu kuning: Djimsiti, Gosens, Toloi
Juara Paruh Musim

AC Milan belum menjamin mahkota Juara Musim Dingin atau Juara Paruh Musim karena poin mereka bisa saja sama dengan Inter Milan di pertengahan musim, dengan selisih gol diterapkan.
Rossoneri butuh setidaknya hasil imbang di San Siro untuk menyegel gelar Juara Paruh Musim atau yang juga disebut dengan Campioni d'Inverno Serie A.
Tim Merah-Hitam memasuki Pekan 19 dengan keunggulan tiga poin di puncak klasemen saat menghadapi Atalanta, Minggu (24/1/2021) pukul 00.00 WIB; sementara Nerazzurri mengunjungi Udinese di waktu yang sama.
Baca juga: Penderita Asam Lambung Wajib Hindari Makanan Berikut Ini
Baca juga: AC MILAN: Pengakuan Maldini soal Saga Transfer Tomori
Minggu ke-19 menandai titik tengah musim Liga Italia Serie A, dan oleh karena itu tim yang memimpin klasemen dinobatkan sebagai Juara Musim Dingin.
Sedangkan di akhir musim, rekor head-to-head menjadi elemen utama untuk menentukan posisi tim yang memiliki poin yang seimbang, tetapi tidak terjadi di setengah babak.
Karena hanya satu pertandingan yang dimainkan di antara mereka, rekor head-to-head akan menjadi terlalu dini untuk dipakai.
Sebaliknya, pada tahap ini, selisih gol akan menjadi elemen yang memisahkan klub-klub di tabel Serie A, seperti dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.
Jika Milan kalah dari Atalanta dan Inter mengalahkan Udinese, maka selisih gol akan digunakan untuk menentukan Juara Musim Dingin.

Sejauh ini, pasukan Antonio Conte masih unggul dalam hal selisih gol dengan +22, dengan anak asuh Stefano Pioli di +20.
Menjelang paruh musim 2020/2021, AC Milan mengantongi 43 poin, sedangkan Inter Milan mencatatkan 40 poin.
Gelar Juara Musim Dingin dulu biasanya dianggap sebagai penanda kuat untuk menentukan siapa yang kemudian berhasil merebut Scudetto di akhir kompetisi.
Namun di era tiga poin untuk menang, 18 dari 25 Campioni d'Inverno atau juara paruh musim Serie A sukses meraih trofi di akhir musim.
Baca juga: Cerita Pemilik Warung Geprek di Sleman Saat Harga Cabai Melonjak di Tengah Pandemi
Baca juga: BPPTKG: Probabilitas Erupsi Efusif Gunung Merapi Menguat, Potensi Bahaya Mengarah ke Barat Daya
Berikut daftar Campioni d'Inverno/Juara Musim Dingin/Juara Paruh Waktu - Pemenang Scudetto:
1994-95: Juventus - Juventus
1995-96: Milan - Milan
1996-97: Juventus - Juventus
1997-98: Juventus - Juventus
1998-99: Fiorentina - Milan
1999-2000: Juventus - Lazio
2000-01: Roma - Roma
2001-02: Roma - Juventus
2002-03: Milan -Juventus
2003-04: Roma + Milan - Milan
2004-05: Juventus - Juventus*
2005-06: Juventus - Juventus*
2006-07: Inter - Inter
2007-08: Inter - Inter
2008-09: Inter - Inter
2009-10: Inter - Inter
2010-11: Milan - Milan
2011-12: Juventus - Juventus
2012-13: Juventus - Juventus
2013-14: Juventus - Juventus
2014-15: Juventus - Juventus
2015-16: Napoli - Juventus
2016-17: Juventus - Juventus
2017-18: Juventus - Juventus
2018-19: Juventus - Juventus
*Juventus finis teratas, tetapi gelar dicabut karena skandal Calciopoli