Isi Pidato Donald Trump Jelang Pelantikan Presiden AS Joe Biden Hari Ini

Di akhir masa tugasnya, Donald Trump masih belum terima dengan kekalahannya dalam Pemilu Presiden AS.

Editor: Iwan Al Khasni
SAUL LOEB / AFP
Donald Trump 

Tribunjogja.com Washington DC -- Jabatan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) berakhir pada Selasa (21/1/2021).

Di akhir masa tugasnya, Donald Trump masih belum terima dengan kekalahannya dalam Pemilu Presiden AS.

Dalam pidato perpisahan, Donald Trump juga mengeluarkan beragam ancaman.

Pada Selasa (20/1/2021) menjadi hari terakhir Donald Trump menjabat penuh sebagai presiden Amerika Serikat ( AS), sebelum Joe Biden dilantik pada Rabu (20/1/2021).

Presiden terpilih Amerika Joe Biden berbicara pada peringatan korban pandemi virus korona (COVID-19) di Lincoln Memorial Washington, DC, 19 Januari 2021
Presiden terpilih Amerika Joe Biden berbicara pada peringatan korban pandemi virus korona (COVID-19) di Lincoln Memorial Washington, DC, 19 Januari 2021 (Michael M. Santiago/Getty Images/AFP)

Presiden AS ke-45 itu menyampaikan pidato perpisahan dari Gedung Putih, pada malam sebelum Hari Pelantikan Joe Biden.

Saat diblokir dari akses akun media sosial pribadinya, Trump memberikan nada damai tapi menantang dalam video yang dirilis melalui akun media sosial resmi pemerintah.

"Kami telah melakukan apa yang harus kami lakukan di sini, dan lebih banyak lagi," kata Trump seperti yang dilansir dari BBC pada Selasa (19/1/2021).

"Saya mengambil pertempuran yang sulit, pertarungan yang paling berat, pilihan yang paling sulit, karena itulah yang Anda pilihkan untuk saya lakukan," ucapnya.

Kemudian ia memperingatkan bahwa "bahaya terbesar" sekarang dihadapan negara ini yang "kehilangan kepercayaan pada kebesaran nsional kita".

Presiden berusia 74 tahun itu menjalankan jabatannya, dari "melawan sampai China tidak tidak seperti sebelumnya" hingga "serangkaian kesepakatan damai di Timur Tengah".

Dia menambahkan, "Saya sangat bangga menjadi presiden pertama dalam beberapa dekade yang tidak memulai perang baru." Merujuk pada kerusuhan di Capitol AS pada 6 Januari, dia berkata, "Semua orang Amerika ngeri dengan serangan di Gedung Capitol...Itu tidak pernah bisa ditoleransi."

Trump mengakui bahwa pemerintahan baru akan menjabat, tetapi ia berkata, "Saya ingin Anda tahu bahwa gerakan yang kami mulai baru saja dimulai."

Setelah Biden Dilantik

Joe Biden akan dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) hari ini, Rabu (20/1/2021). Sebagai Presiden AS ke-46, tugas Joe Biden bakal berat karena banyak bencana yang terjadi.

Di tengah pandemi Covid-19 yang tak berujung, presiden AS terpilih Joe Biden akan segera menghadapi rangkaian bencana yang belum pernah terjadi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved