Breaking News:

Inilah Ukuran Kadar Normal dan Tanda Kolesterol Tubuh Anda Sedang Tinggi

Kadar kolesterol normal di tubuh adalah 200-240 miligram per desiliter (mg/dL). Bila melebihi angka 240 mg/dL berarti kolesterol tinggi.

Shutterstock
Ilustrasi 

Tribunjogja.com - Kolesterol adalah zat seperti lemak yang diproduksi oleh hati. Zat ini, dalam kadar tertentu, penting dalam metabolisme tubuh.

Kolesterol memiliki peran saat pembentukan membran sel, vitamin D, dan hormon tertentu.

Kolesterol tidak dapat larut dalam air, sehingga tidak bisa berpindah ke seluruh tubuh dengan sendirinya. Kolesterol membutuhkan bantuan partikel lipoprotein untuk bergerak dalam aliran darah. 

Ilustrasi
Ilustrasi (dok.istimewa)

Berbicara mengenai kolesterol, sering kali kata tersebut menjadi hal yang menakutkan.

Partikel lipoprotein terbagi jadi dua, yaitu low-density lipoprotein (LDL) dan high-density lipoprotein.

Partikel LDL sering dikenal sebagai kolesterol jahat. LDL dapat menumpuk di arteri dan menyumbat aliran darah, sehingga menyebabkan masalah kesehatan.

Sebaliknya, partikel HDL sering disebut kolesterol baik. Partikel HDL membantu kolesterol kembali ke hati untuk kemudian dibuang.

Konsumsi lemak dalam jumlah tinggi menyebabkan peningkatan kadar kolesterol LDL di darah. Kadar LDL yang tinggi ini yang sering disebut dengan kolesterol tinggi/hiperlipidemia/hiperkolesterolemia.

Baca juga: 4 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Jadi Penyebab Kolesterol Naik

Gejala kolesterol tinggi

ilustrasi
ilustrasi (medicalnewstoday.com)

Kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala apa pun. Pada kebanyakan kasus, kolesterol langsung menyebabkan gangguan kesehatan parah.

Contoh mudahnya, Anda sedang membaca artikel di smartphone Anda, dan tiba-tiba Anda mendapat serangan jantung.

Gangguan kesehatan mendadak dan darurat semacam itu tadi bisa terjadi pada siapa saja dengan kadar kolesterol tinggi.

Kabar buruk dari masalah kolesterol adalah tidak ada gejala khusus di badan manusia yang menandakan kolesterolnya tinggi.

Jadi, Anda bisa saja merasa sehat dan bugar tapi 5 jam kemudian Anda mendapat serangan jantung karena kolesterol tinggi.

Baca juga: 6 Komplikasi Serius Akibat Penyakit Asam Lambung Jika Tidak Ditangani

Untuk bisa mengetahui apakah kadar kolesterol di tubuh Anda termasuk tinggi atau rendah, Anda harus bertemu dokter.

Sebab hanya tes darah yang bisa membuat dokter tahu kadar kolesterol di tubuh Anda. Setelah melakukan tes darah, kadar kolesterol seseorang akan diketahui. Kadar kolesterol normal di tubuh adalah 200-240 miligram per desiliter (mg/dL).

Bila melebihi angka 240 mg/dL berarti kolesterol tinggi. Sedangkan, bila di bawah 200 mg/dL berarti kolesterol rendah.

Faktor risiko

ilustrasi
ilustrasi (familiana)

Memahami faktor risiko kolesterol adalah hal penting.

Dengan begitu, Anda akan lebih memiliki kewaspadaan pada kadar kolesterol. Dua hal penting mencegah terjadinya kolesterol tinggi adalah perubahan gaya hidup ke pola hidup sehat dan kesadaran untuk melakukan tes kolesterol secara rutin.

Beberapa faktor risiko kolesterol tinggi adalah gaya hidup yang bisa diubah. Seperti perubahan pola makan, intensitas olahraga, berhenti merokok, dan sebagainya.

Beberapa aktivitas gaya hidup di bawah ini bisa mengantarkan Anda sebagai penderita kolesterol tinggi:

-Kurang olahraga

-Diet tinggi lemak

-Obesitas

-Merokok

-Usia tua

-Riwayat keluarga

-Konsumsi obat-obatan

Kolesterol memang kondisi yang sulit diwaspadai. Terutama bagi orang-orang yang merasa memiliki gaya hidup buruk dan merangsang penumpukan kolesterol di arteri darah.

Untuk itu, kunci menghadapi ancaman kolesterol adalah hidup sehat dan tes kolesterol secara berkala.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ciri Kadar Kolesterol Tinggi"

Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved