Vaksin Covid
Manajemen PSIM Yogyakarta Berharap Pesepakbola Masuk Daftar Prioritas dan Dapat Vaksin Covid-19
Manajer PSIM Yogyakarta, David MP Hutauruk berharap kepada elemen eksekutif sepakbola nasional, agar pesepakbola masuk prioritas
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Manajer PSIM Yogyakarta, David MP Hutauruk berharap kepada elemen eksekutif sepakbola nasional, agar pesepakbola masuk prioritas penerima vaksin lebih awal.
Ihwal ini berkaitan dengan atlet sepak bola, yang tidak masuk ke dalam daftar prioritas penerima vaksin dari pemerintah.
"Kita masih sangat berharap kepada Menpora, PSSI dan LIB, agar dapat mengusahakan yang terbaik bagi seluruh stakeholders sepakbola baik itu pemain, pelatih, manajemen dan setiap orang yang terlibat langsung dalam suatu event sepakbola mendapatkan vaksin," tuturnya pada Tribun Jogja, Selasa (19/1/2021).
Baca juga: Banjir Bandang Menerjang Kawasan Puncak Bogor, Detik-detik Banjir Datang hingga Penjelasan BNPB
Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Kunjungi Pengungsi Gunung Merapi di Klaten, Begini Pesannya
Ia menambahkan, jika soal vaksin ini segera selesai bagi para pemain, maka kompetisi bukan hal yang mustahil cepat dimulai kembali.
Pasalnya, hingga saat ini belum ada kepastian kapan kompetisi liga dimulai, dan parameter seperti apa yang dapat membuat liga kembali berjalan.
Di samping itu, kasus penyebaran Covid-19 di DIY mencapai di kisaran angka 250 per harinya.
"Hal ini guna memastikan apabila nanti kompetisi berjalan semua akan terlindungi dan terhindar dari terpapar Covid-19," ujarnya.
Hal ini tidak lepas dari usulan Kementrian Olahraga (Kemenpora) yang luput menyantumkan sepak bola sebagai prioritas penerima vaksin.
Baca juga: Sembilan Hari Penerapan PSTKM DI Yogyakarta, Sekda DIY: Kasus Covid-19 Turun 5 Persen
Baca juga: Waspadai 5 Penyebab Payudara Nyeri Sebelah Kiri, Bisa Jadi Gejala Sakit Jantung hingga Kanker
Namun, pada Minggu (17/1/2021) kemarin, Sekretaris Menteri Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewabroto, menyatakan sedang menyusulkan cabor sepak bola sebagai prioritas penerima vaksin, disusul oleh atletik, dan basket.
Namun muara dari keputusan soal kebijakan prioritas vaksin, tetap berada di tangan Kementrian Kesehatan (Kemenkes).
Manajemen PSIM, lewat David, akan mengusahakan para pemainnya agar memberikan yang terbaik.
"Jadi kita tunggu saja (keputusan pemerintah) dan kita pasti lakukan yang terbaik buat PSIM," tandasnya. (tsf)