Dirut RSUP dr Sardjito Yogyakarta : Upaya Penambahan Tempat Tidur Bukanlah Perkara Mudah
Selain membutuhkan tempat, ada banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi. Khususnya kebutuhan akan sumber daya manusia.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Muhammad Fatoni
Warga usia muda berpotensi menjadi pembawa virus dan menularinya ke kelompok rentan.
Sebab, warga usia muda memiliki daya tahan tubuh yang kuat, sehingga terkadang tak menunjukkan gejala bila terinfeksi COVID-19. Mereka pun tak menyadari jika sedang membawa virus.
Padahal jika sampai menulari warga di atas 60 tahun, risiko kematiannya lebih tinggi.
Juga kepada individu yang memiliki penyakit penyerta seperti jantung, diabetes, dan hipertensi, serta ibu hamil.
Jika penularan dapat ditekan, maka beban rumah sakit pun akan berkurang.
"Jangan sampai yang muda-muda membawa penyakit ke orang lain, ke orangtua kita," jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Pembajun Setyaningastutie, mengungkapkan, saat ini pihaknya terus berupaya untuk menambah kapasitas RS rujukan.
Namun hal itu masih sulit dilakukan. Sebab jumlah tenaga kesehatan masih terbatas.
Sebelumnya, Dinkes DIY sempat meminta bantuan tenaga kesehatan kepada Kementerian Kesehatan.
Jumlah yang diusulkan sekitar 200 orang. Namun, permintaan itu belum bisa dipenuhi.
"Jadi kami mencoba merekrut relawan. Baru 26 relawan direkrut dari kebutuhan sekitar 200 an. Tapi kita upayakan terus, para direktur RS juga sedang berupaya," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/rukmono-siswishanto-dan-pembajun-setyaningastutie.jpg)