Vaksin Covid
Distribusi Vaksin Sinovac di DI Yogyakarta, Kabupaten Sleman Kembali Terima 2.380 Botol
Kabupaten Sleman kembali menerima vaksin dari Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kabupaten Sleman kembali menerima vaksin dari Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Jumlah vaksin yang diterima pada distribusi kedua adalah 2.380 botol.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Atikah Nurhesti mengatakan total vaksin yang diterima Kabupaten Sleman adalah 12.380 botol.
Namun pada distribusi pertama Rabu (13/01/2021) lalu, Kabupaten Sleman baru menerima 10.000 botol saja.
Baca juga: Terkait Bencana Alam di Tanah Air, Tri Rismaharini: Sudah Turun Sejak Bencana Terjadi
Baca juga: Pendaftaran CPNS 2021 Dibuka, Berikut 6 Tahapan Seleksi yang Harus Dilalui
"Sudah dikirim lagi sisanya, Sabtu (17/01/2021) sekitar pukul 09.00. Sisanya ada 2.380 botol, sehingga oleh DIY disesuaikan dengan jumlah sasaran," katanya, Minggu (17/01/2021).
Ia melanjutkan SDM kesehatan yang mendapatkan vaksin COVID-19 sudah mendapat SMS atau pemberitahuan.
Dalam SMS atau pemberitahuan tersebut, telah termuat waktu dan lokasi pelaksanaan vaksinasi.
"Kalau tidak hadir sesuai jadwal, yang bersangkutan harus registrasi lagi yang berikutnya. Yang hari itu hangus," lanjutnya.
Baca juga: Tim SAR Berhasil Temukan Jasad Nelayan yang Sebelumnya Hilang di Perairan Selatan Gunungkidul
Baca juga: Toko Elektronik di Klaten Diamuk Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Capai Rp 300 Juta
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo optimis vaksinasi SDM kesehatan di Kabupaten Sleman dapat selesai dalam lima hari.
Hal itu karena vaksinasi dilakukan di 25 rumah sakit, 24 puskemas, dan 3 klinik, sehingga total ada 52 fasilitas layanan kesehatan (fasyankes).
Masing-masing fasyankes melayani vaksinasi dalam tiga sesi, di mana satu sesi dibatasi hanya 30 peserta saja.
Dengan demikian dalam satu hari ada 60 peserta.
Selain jumlah lokasi vaksinasi yang relatif banyak, jumlah vaksinator juga dirasa memenuhi.
"Sebelumnya jumlah vaksinator hanya 58, sekarang jumlahnya 220. Semua vaksinator sudah mendapat pelatihan. Jadi setiap fasyankes paling tidak ada 5 vaksinator. Secara matematis ada sekitar 3.000-an SDM kesehatan per hari yang menerima vaksin," katanya. (maw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/vaksinator-menunjukan-vaksin-sinovac-yang-akan-disuntikan-kepada-wagub-diy-kgpaa-paku-alam-x.jpg)