Breaking News:

Ekonomi

Bangkitkan Sektor Usaha, OJK Dorong Perbankan Lebih Banyak Salurkan KUR di 2021

(OJK) DIY mendorong perbankan baik bank umum maupun Bank Syariah di DIY yang menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun 2021 ini.

net
Kredit Usaha Rakyat 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA  - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mendorong perbankan baik bank umum maupun Bank Syariah di DIY yang menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun 2021 ini.

Optimalisasi penyaluran KUR ini bertujuan untuk membangkitkan dan memberikan stimulus kepada sektor usaha, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di DIY yang terdampak pandemi Covid-19.

Kepala OJK DIY, Parjiman mengatakan bahwa perbankan yang ditunjuk sebagai penyalur KUR diminta seoptimal mungkin meningkatkan penyalurannya.

Pasalnya, pemerintah juga telah meningkatkan alokasi anggaran KUR untuk tahun ini. Adapun untuk penyaluran KUR di DIY dilakukan oleh 11 perbankan.  

"Kami terus berupaya bekerjasama dengan bank penyalur KUR agar realisasi penyalurannya terus meningkat. Kerjasama tersebut di antaranya dengan memasukkan rencana penyaluran KUR ini dalam Rencana Bisnis Bank sehingga bisa kita pantau perkembangannya. Bahkan jika subsidi pemerintah ini digunakan dengan baik, maka bunga KUR bisa menjadi 0 persen nantinya," ujarnya Minggu (17/1/2021).

Pihaknya pun meminta perbankan penyalur KUR di DIY dapat membuat digitalisasi pengajuan KUR serta memanfaatkan subsidi bunga yang diberikan pemerintah.

Baca juga: Program Bebas Ongkir UMKM, Wakil Ketua DPRD DIY : Tepat untuk Dongkrak Perekonomian

Baca juga: UPDATE Pembangunan Tol Yogya-Bawen, Pemasangan Patok Dimulai 19 Januari di Desa Banyurejo Sleman

Langkah ini dilakukan untuk mempermudah debitur mengakses KUR dan juga meringankan beban debitur saat melakukan pembayaran.

Dari catatannya, realisasi KUR di DIY telah disalurkan kepada 266 ribu debitur dengan baki debet sebesar Rp5,41 triliun.

Sementara untuk Kredit Ultra Mikro yang disalurkan PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) hingga akhir November 2020 mencapai 47.810 debitur dengan baki debet sebesar Rp 92 miliar.

Menurutnya, jumlah penyaluran KUR di DIY tersebut meningkat sebesar 10,04 persen dibanding bulan sebelumnya dengan outstanding Rp4,99 triliun.

"Jadi kinerja penyaluran KUR di DIY mengalami pertumbuhan baik dari jumlah debitur maupun baik debetnya hingga November 2020 lalu," tandasnya. (Tribunjogja/Santo Ari)

Penulis: Santo Ari
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved