Breaking News:

Lebih Dari 10 Ribu Mahasiswa UGM Terima Keringanan UKT Akibat Terdampak Pandemi Covid-19

Sebanyak 8.304 mahasiswa UGM menerima pengurangan uang kuliah tunggal (UKT) pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2020/2021

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
Instagram@ugm.yogyakarta
ILUSTRASI: Universitas Gadjah Mada (UGM) 

Proses pengajuan keringanan UKT dilakukan secara daring melalui Simaster dengan menyertakan dokumen-dokumen terkait.

Proses verifikasi kemudian akan dilakukan oleh masing-masing fakultas.

“Di Simaster sudah ada panduan yang jelas, dan seluruh proses mulai dari permohonan, verifikasi, sampai keputusan final bisa dipantau melalui sistem tadi,” imbuhnya.

Di samping itu, Syaiful menerangkan, mahasiswa tingkat akhir yang mengambil mata kuliah senilai maksimal 6 SKS bisa mendapat keringanan UKT sebesar 50 persen. 

UGM juga telah memiliki kerja sama dengan salah satu bank untuk fasilitas cicilan UKT tanpa bunga, untuk memudahkan proses pembayaran UKT.

“Jika sudah jatuh tempo dan belum bisa membayar juga bisa mengajukan penundaan pembayaran. Selalu kami fasilitasi, yang penting mahasiswa mengomunikasikan,” imbuh Wakil Rektor UGM Bidang Perencanaan Keuangan dan Sistem Informasi, Supriyadi MSc PhD CMA CA Ak.

Baca juga: Cerita Sinetron Ikatan Cinta Makin Rumit Setelah Michelle Muncul di Kehidupan Al dan Andin

Baca juga: Kabar Laliga, Luka Jovic Tinggalkan Real Madrid dengan Status Pinjaman?

Supriyadi menyebut bahwa bantuan UKT yang diberikan UGM kepada mahasiswa selama pandemi yang jumlahnya mencapai puluhan miliar memberikan tekanan pada keuangan universitas.

Pengurangan pada sektor penerimaan juga muncul karena berbagai hal, di antaranya pemotongan anggaran dari pemerintah, pengurangan anggaran penelitian dari Kemenristek, dan lainnya.

Untuk itu UGM pun harus membuat sejumlah kebijakan untuk menekan pengeluaran dan mengubah alokasi sejumlah anggaran.

“Memang ada penghematan karena kuliah di rumah maka biaya listrik lebih hemat, namun biaya pemeliharaan dan pembayaran pegawai tetap berjalan. Ada pula pemberian bantuan yang juga memerlukan tambahan alokasi anggaran,” terangnya. (uti) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved