Berapa Kali Idealnya Ganti Pembalut Tiap Hari Saat Haid?
Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, pembalut wanita harus diganti secara berkala untuk mencegah penumpukan bakteri, bau, dan darah haid bocor.
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Rina Eviana
Tribunjogja.com - Setiap wanita akan mengalami menstruasi setiap bulannya.
Saat haid, tentu wanita akan menggunakan pembalut untuk menampung darah haid.
Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, pembalut wanita harus diganti secara berkala untuk mencegah penumpukan bakteri, bau, dan darah haid bocor.
Selama menstruasi idealnya ganti pembalut perlu dilakukan tiap tiga sampai empat jam sekali.
Tak terkecuali saat darah haid tinggal sedikit.
Prinsipnya, pembalut yang lebih sering diganti, lebih sehat.
Sebelum tidur saat haid, wanita perlu menggunakan pembalut bersih untuk digunakan istirahat semalaman atau paling lama selama enam jam.
Segera ganti dengan pembalut bersih saat bangun tidur.
Pembalut yang tak kunjung diganti lebih dari lima jam umumnya sudah mengeluarkan bau tak sedap.
Sebelum muncul bau tak sedap, ada baiknya wanita sudah lebih dulu menggunakan pembalut yang bersih.
Penggunakan pembalut yang tidak higienis dapat meningkatkan risiko sindrom syok toksik.
Baca juga: 5 Gelaja Anemia Pada Wanita, Satu di Antaranya Kelelahan
Kendati langka, namun penyakit ini berbahaya.
Melansir Verywell Health, bakteri dapat tumbuh pada pembalut atau tampon yang tak kunjung diganti.
Lebih lama pembalut digunakan, bakteri yang berkembang di sana semakin banyak.
Bakteri tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui vagina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kandungan-zat-kimia-dalam-pembalut-wanita_20181108_125242.jpg)