Breaking News:

Jawa

Gubernur Akmil Laksanakan Sidak ke Kelas Taruna Belajar

Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso., S.I.P., S.Sos., M.Tr.(Han) lakukan inspeksi mendadak ke kelas tempat Taruna Akmil belajar.

Dokumentasi Penhumas Akmil
Gubernur Akmil Laksanakan Sidak ke Kelas Taruna Belajar 

TRIBUNJOGJA.COM - Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso., S.I.P., S.Sos., M.Tr.(Han), mengambil waktu untuk inspeksi mendadak ke kelas tempat Taruna Akmil belajar di sela olah raga rutin lari keliling kesatrian Akademi Militer.

Dalam kegiatan kali ini, ia didampingi oleh Kakordos Akmil Brigjen TNI Wahyu Wibowo Raharjo M.A dan Kapenhumas Akmil Letkol Arm Kukuh Dwi Antono, S.I.P.

"Hakikat dari kepemimpinan tujuannya agar menjadi sosok pemimpin yang memiliki karakter kepemimpinan yang baik seperti profesional, jujur, amanah, adil, mampu mengayomi, peka terhadap aspirasi bawahannya," ujarnya pada Taruna Tk IV di kelas, Senin (11/01/2021).

Baca juga: Cara Daftar Taruna Akmil 2021 Melalui Rekrutmen-tni.mil.id

Ia melanjutkan, pemimpin adalah orang yang terpilih.

"Tidak semua orang mampu menjadi pemimpin. Ketika seorang diangkat untuk memimpin suatu Lembaga atau Institusi misalnya menjadi Danton, maka ia sebenarnya mengemban tanggung jawab yang besar sebagai seorang pemimpin yang harus mampu mempertanggung jawabkannya. Bukan hanya di hadapan manusia, tapi juga dihadapan Allah SWT," paparnya.

Ia juga menyinggung bahwa jabatan dalam semua level atau tingkatan bukanlah suatu keistimewaan, sehingga seorang pemimpin atau pejabat tidak boleh merasa menjadi manusia yang istimewa, maka ia merasa harus diistimewakan.

Baca juga: Ratusan Taruna Akmil Diterjunkan ke Masyarakat

“Menjadi Danton harus mau berkorban dan menunjukkan pengorbanan, apalagi ketika anggota yang dipimpinnya berada dalam kondisi sulit dan sangat sulit. Di situ seorang Danton harus bisa berperan untuk menyelesaikan permasalahan yang menghadang,” imbuhnya.

Ia juga menekankan bahwa menjadi Danton mendapat tanggung jawab yang besar untuk menghadapi dan mengatasi berbagai persoalan para anggotanya.

Hal ini agar bisa menjalani kehidupan yang baik dan benar serta mencapai kemajuan dan kesejahteraan.

"Para Danton dituntut bekerja keras dengan penuh kesungguhan dan optimis”, tutupnya. ( Tribunjogja.com )

Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved