Breaking News:

Imbas Pandemi, Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Magelang Menurun Signifikan 

Jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Kabupaten Magelang menurun signifikan saat libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021

Istimewa
Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Kabupaten Magelang menurun signifikan saat libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 hingga bulan Januari 2021 ini.

Penurunan ini imbas pandemi dan aktivitas Gunung Merapi yang meningkat.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein, mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan turun signifikan dari Desember 2020 hingga Januari 2021 ini. 

Ia menghitung hanya sebanyak 66.748 orang. Padahal jumlahnya bisa tinggi saat momen libur akhir tahun dan tahun baru.

Baca juga: Jadwal Pertandingan Liga Italia Malam Ini, Prediksi Big Match AS Roma vs Inter Milan

Baca juga: Bacaan Doa Mohon Diberi Kedudukan Mulia

"Dari data bidang destinasi dan industri, untuk bulan Desember 2020 hingga awal Januari 2021 jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Magelang Total keseluruhan 66.748 pengunjung," katanya.

Jumlah tersebut merupakan jumlah akumulasi kunjungan wisatawan dari berbagai destinasi wisata di Kabupaten Magelang yang telah mengajukan izin operasi.

Ia menyebutkan ada 57 destinasi wisata yang mendapatkan izin pada masa liburan kemarin mulai dari beberapa balkondes, desa wisata, candi, dan wisata religi.

Sebagian destinasi mesti tutup sementara karena berada di wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Merapi seperti Kedungkayang, Jurangjero, Ketep Pass dan lainnya.

Baca juga: Song Hye Kyo Mantan Istri Song Joong Ki Membintangi Drama Koera Terbaru The Glory

Baca juga: Jadwal Pertandingan Liga Italia Malam Ini, Prediksi Big Match AS Roma vs Inter Milan

Hal ini karena aktivitas Merapi yang meningkat.

"Memang ada beberapa destinasi wisata unggulan di Kabupaten Magelang yang terpaksa harus tutup sementara karena ada di KRB III Merapi (karena aktivitas Merapi yang sedang meningkat) seperti Kedung Kayang, Jurang Jero, Ketep Pass. Tentu ini sangat berpengaruh besar terhadap berkurangnya kunjungan wisatawan," jelas Husein.

Menurunnya jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Magelang pada akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021, Husein mengatakan, hal itu wajar apalagi di tengah masa pandemi ini.

"Ini adalah hal yang wajar, karena kita juga memahami saat ini dalam konsep kehati-hatian di tengah Pandemi ini karena harus melakukan Protokol Kesehatan secara penuh," katanya. (rfk)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved