Internasional

Ini Alasan Twitter Tutup Akun Milik Presiden Donald Trump

Buntut twit yang memicu demopendukungnya untuk menolak hasil hasil pemilu dan melakukan protes di Capitol, Twitter menghapus akun milik Donald Trump

Editor: Hari Susmayanti
screenshoot
twitter donald trump 

"Kepada 750.000 patriot Amerika hebat yang telah memilih saya, Amerika yang utama dan buat Amerika berjaya lagi, akan memiliki suara besar di masa depan. Mereka tidak akan dihormati atau diperlakukan tidak adil dengan cara atau bentuk apa pun," tulis Trump.

Tidak lama usai mengunggah twit tersebut, Trump kembali berkicau seperti ini.

"Bagi yang bertanya-tanya, saya tidak akan menghadiri pelantikan (Presiden baru) pada 20 Januari mendatang," tulis Trump.

Trump sebenarnya juga sempat mengunggah twit pada Kamis malam yang berisi video untuk menenangkan massa.

Ia menjanjikan transisi mulus ke Joe Biden, tapi tidak mengucapkan selamat bahkan tidak menyebut nama presiden terpilih AS tersebut.

Namun itu tidak mengubah pendirian Twitter untuk membekukan akun pribadi Trump selamanya.

"Kedua twit itu harus dibaca dalam konteks peristiwa yang lebih luas di negara ini dan cara berbicara Presiden dapat dimanfaatkan secara berbeda oleh audiens, termasuk untuk menghasut kekerasan, serta dalam konteks pola perilaku dari akun ini beberapa pekan terakhir," tegas Twitter.

Media sosial yang berdiri sejak 2006 itu menetapkan dua twit Trump melanggar "Kebijakan Glorifikasi Kekerasan," dan oleh karenanya memutuskan akun @realDonaldTrump harus segera ditangguhkan permanen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Twitter Resmi Tutup Permanen Akun Donald Trump, Ini Alasannya... 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Twit Terakhir Trump Sebelum Akunnya Ditutup Permanen oleh Twitter

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved