Nasional

Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Pastikan Protokol Kesehatan Benar-benar Dilaksanakan di Lapangan

Presiden Jokowi memberikan perhatian serius terhadap penerapan protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat untuk menekan angka penularan covid-19

Editor: Hari Susmayanti
Dok. Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti upacara Ziarah Nasional dalam rangka hari Pahlawan Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selatan, Selasa (10/11/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi memberikan perhatian serius terhadap penerapan protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat untuk menekan angka penularan virus corona.

Presiden meminta semua pihak untuk bekerja keras agar protokol kesehatan benar-benar dilaksanakan di tengah-tengah masyarakat.

"Kita harus betul- betul bekerja keras, kerja mati-matan, agar 3T dan 3M itu betul-betul bisa kita lakukan di lapangan. Sekali lagi, di lapangan," ujar Jokowi dalam rapat terbatas penanganan pandemi Covid-19 dan rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Istana Kepresidenan, yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/1/2021).

Dia mengungkapkan, permintaanya agar semua pihak bekerja keras memastikan protokol kesehatan dijalankan oleh masyarakat karena hasil survey yang dilakukan pemerintah menunjukan disiplin warga melaksanakan 3 M menurun.

Para gubernur dan kepala daerah lainnya diharapkan bisa kembali menggencarkan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan virus corona.

"Sebab tadi surveinya memang disiplin mematuhi protokol kesehatan ini menurun," tambahnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun mencontohkan kondisi di Bangkok (Thailand), Tokyo (Jepang) dan London (Inggris) yang saat ini kembali menerapkan kebijakan lockdown.

Penyebabnya, peningkatan kasus Covid-19 yang tajam.

Sementara itu, menurut Jokowi, Indonesia perlu segera memulihkan kondisi ekonomi.

Jokowi menekankan bahwa hal itu tidak lepas dari bagaimana Indonesia bisa bekerja keras dalam rangka menghentikan penularan dan mengendalikan pandemi Covid-19.

"Kita harus betul-betul bekerja keras, kerja mati-matian agar 3T dan 3M itu betul-betul bisa kita lakukan di lapangan. Sekali lagi, di lapangan," tegas Jokowi.

Baca juga: Trend Kasus COVID-19 di Bantul Meningkat pada Awal Tahun, 9 Kecamatan Masuk Zona Merah

Baca juga: Kasus COVID-19 Melonjak, Pembelajaran Tatap Muka Belum Akan Digelar di Kulon Progo

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menuturkan, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan pencegahan virus corona belum mencapai 100 persen.

Protokol kesehatan yang dimaksud yakni memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

"Selama 7 hari terakhir, terdapat 96 atau 19,35 persen dari 496 kabupaten/kota yang tidak patuh dalam memakai masker, yaitu memiliki tingkat kepatuhan kurang dari 60 persen," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (5/1/2021).

Tercatat, Papua menjadi provinsi yang memiliki daerah tidak patuh terbanyak.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved