Inovasi Credit Scoring Dipercaya Percepat Penyaluran Kredit di 2021
Kredivo terus fokus berinovasi pada sistem credit scoring untuk membantu pemerintah mempercepat target penyaluran kredit.
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM - Kredivo terus fokus berinovasi pada sistem credit scoring untuk membantu pemerintah mempercepat target penyaluran kredit.
Salah satu yang menjadi kunci dalam menjembatani kredit gap di Indonesia hingga mampu mempercepat penyaluran kredit adalah dengan mengembangkan penilaian credit scoring (skor kredit) melalui inovasi dan peningkatan variasi data penilaian.
Chief Data Officer Kredivo, Paramananda Setyawan mengatakan bahwa sebagai pelaku fintech lending, Kredivo terus membantu pemerintah untuk turut mempercepat penyaluran kredit di 2021, salah satunya dengan fokus meningkatkan inovasi skor kreditnya yang mampu merangkul pengguna dengan histori kredit terbatas dan tidak terjamah institusi keuangan konvensional.
Baca juga: BREAKING NEWS: 4 Pegawai Humas Pemda DIY Positif Covid-19, 15 Wartawan Jalani Rapid Test Antigen
Baca juga: BPS Catat Nilai Perdagangan Luar Negeri di DI Yogyakarta Masih Surplus
Ia menjelaskan bahwa dengan adopsi machine learning menggunakan kombinasi data tradisional dan data alternatif, maka dapat memungkinkan pihaknya dalam menganalisa skor kredit pengguna dengan metrik setaraf bank, dalam waktu yang lebih cepat dan efisien.
"Alternatif ini dapat menjadi salah satu solusi untuk menjawab tantangan gap kredit di Indonesia." ujarnya Rabu (6/1/2021).
Hingga kini, credit scoring Kredivo telah menilai kelayakan kredit lebih dari 500 ribu pengguna tiap bulannya serta mampu menyalurkan kredit bagi lebih dari 2 juta pengguna atau 25 persen dari basis pengguna kartu kredit saat ini.
Lebih dari 60 persen dari total pengguna tersebut mendapatkan akses kredit pertamanya melalui Kredivo.
Menurutnya, inovasi skor kredit Kredivo telah mendapatkan pengakuan di industri melalui penobatan dari The Asian Banker Indonesia Awards dan IDC Digital Transformation Awards pada 2019 lalu.
Selain itu, melalui kemampuan dan standarisasi manajemen risiko yang setara dengan bank, Kredivo juga mampu menunjukkan kredibilitasnya di industri keuangan, terbukti lewat keberhasilannya meraih sejumlah pendanaan lini kredit dari bank nasional dan perusahaan investasi global.
Baca juga: PON XX Papua Semakin Dekat, Atlet Jalan Cepat DIY Terus Persiapkan Diri
Baca juga: Pemda DI Yogyakarta Dorong Peningkatan Ekspor non-Migas, Lakukan Fasilitasi Terhadap IKM dan UKM
"Bahkan di tengah kondisi ekonomi yang menantang saat ini, Kredivo masih tetap mampu menjaga metrik manajemen risiko setaraf mid-tier bank di Indonesia," paparnya.
Lebih lanjut diterangkannya, setidaknya terdapat empat kelebihan inovasi credit scoring dibandingkan dengan metode analisa kredit yang konservatif, yaitu dapat meningkatkan kualitas penilaian kelayakan kredit, memperluas akses kredit dan mempercepat penyerapan kredit, penyajian data yang lebih akurat dan real-time serta mengurangi bias informasi.
Namun demikian, akses kredit yang semakin terbuka luas bagi masyarakat karena adanya inovasi skor kredit juga perlu diikuti dengan prinsip kehati-hatian, baik dari pelaku fintech maupun pengguna.
"Kredivo senantiasa menerapkan prinsip responsible lending bagi para pengguna. Kami juga secara aktif melakukan berbagai edukasi terkait literasi keuangan sehingga masyarakat dapat secara bijak memanfaatkan akses kredit digital saat ini,” tutupnya. (nto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gaji-ke-13-ilustrasi.jpg)