Berita Kesehatan

Ciri Luka Basah Diabetes dan Cara Perawatannya Sesuai Anjuran Medis

Jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat, luka diabetes di kaki bisa mengalami infeksi dan mengalami komplikasi sampai diamputasi

Tayang:
Editor: Mona Kriesdinar
Shutterstock/ROOMPHOTO
Ilustrasi luka diabetes di kaki 

Dengan demikian, proses penyembuhan luka jadi lebih lambat.

Dilansir dari Medical News Today, penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2 juga lebih berisiko mengalami infeksi bakteri saat memiliki luka.

Beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko infeksi pada luka diabetes di kaki yakni keringat berlebih, kulit kering dan pecah-pecah, serta infeksi dari kuku kaki.

Baca juga: Faktor Risiko Penyakit Ginjal yang Perlu Diwaspadai : Dari Diabetes Hingga Darah Tinggi

Cara merawat luka diabetes

Cara merawat luka diabetes perlu melibatkan menjaga gula darah tetap stabil, perawatan kaki, dan mengobati luka diabetes.

Perawatan kaki untuk penderita diabetes meliputi:

  • Mencuci kaki setiap hari
  • Menepuk kulit hingga kering sebelum mengoleskan pelembab
  • Menghindari berjalan kaki tanpa alas kaki
  • Hati-hati saat memotong kuku kaki
  • Pakai sepatu yang nyaman
  • Rajin-rajin memeriksa kondisi kaki

Baca juga: Cegah Diabetes, Kurangi Konsumsi Makanan Manis dengan 4 Langkah Ini

Perawatan luka diabetes

Penderita diabetes perlu memantau setiap luka, termasuk di kaki, dengan cermat.

Proses penyembuhan luka kemungkinan lebih lama dari kondisi normal.

Penderita diabetes perlu waspada apabila muncul luka terbuka selama beberapa minggu, mengeluarkan cairan, dan terasa sangat nyeri.

Kendati tidak ada tanda-tanda infeksi, setiap luka diabetes perlu dibersihkan dan diganti dengan perban setiap hari.

Penderita diabetes yang sudah memiliki luka di kaki disarankan untuk tetap menggunakan sepatu dan kaus kaki.

Telanjang kaki dapat meningkatkan risiko infeksi. Penderita diabetes juga memerlukan obat jika memiliki luka di kaki dan tak kunjung sembuh.

Dokter jamak merekomendasikan obat antibiotik untuk mencegah infeksi dan menyarankan pasien dirawat inap jika lukanya parah.

Mengontrol gula darah

Hal yang tak kalah penting pada pemilik luka diabetes adalah mengontrol kadar gula darah. Penderita diabetes tipe 1 perlu mengonsumsi insulin seumur hidup untuk mengontrol gula darah.

Sedangkan penderita diabetes tipe 2 bisa mengonsumsi insulin, minum obat, atau melakukan penyesuaian gaya gidup sehat untuk menjaga gula darah agar tetap stabil.

Tanpa dukungan kadar gula darah stabil, beragam cara merawat luka diabetes tidak bisa berjalan optimal. (*)

==

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Merawat Luka Diabetes di Kaki untuk Cegah Amputasi"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved