Breaking News:

Pemprov Jawa Tengah Beli GeNose C19 untuk Digunakan di Fasilitas Kesehatan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menggunakan GeNose C19 untuk meningkatkan

Tribunjogja/Bramasto Adhy
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau pabrik GeNose buatan UGM, pada Selasa (5/1/2021) di UGM Science Techno Park Kalasan, Sleman. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menggunakan GeNose C19 untuk meningkatkan kapasitas surveillance Covid-19 di provinsi tersebut.

Ia pun telah memesan 100 alat yang diutamakan untuk digunakan di rumah sakit serta puskesmas.

"Saya tadi mencoba, sangat simpel hanya dengan meniup napas, dalam waktu 3 menit sudah keluar hasilnya. Kami mau beli 100, tapi saat ini baru dapat 35," ungkap Ganjar saat menyambangi lokasi produksi GeNose C19 di Science Technopark (STP) UGM, Selasa (5/1/2021).

Pengadaan GeNose C19 saat ini masih terhambat ketersediaan alat yang terbatas.

Baca juga: Belum Mendapat Kepastian Kuota, Pemkot Yogyakarta Masih Menunggu Hasil Validasi Vaksin Covid-19

Baca juga: Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, Dinsos DI Yogyakarta Aktifkan Bantuan Kendali Operasi

Alat deteksi ini sendiri baru mendapat izin pada 24 Desember 2020, sehingga jumlah alat yang telah diproduksi belum cukup untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat.

Ganjar mengungkapkan, jika kapasitas produksi sudah mencukupi, diharapkan lebih banyak alat GeNose C19 yang dapat diterapkan di puskesmas dan juga fasilitas umum di Jawa Tengah.

"Kalau semua puskesmas bisa, itu bagus sekali. Tempat umum juga, tapi itu prioritas berikutnya karena saat ini produksinya belum banyak," terangnya.

Ganjar mengunjungi STP UGM bersama perwakilan dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah dan RSUP Dr Kariadi Semarang untuk melihat langsung cara kerja GeNose C19 serta aktivitas produksi yang dilakukan.

Ia menyebut langkah Pemprov untuk menggunakan GeNose C19 sebagai keputusan politik yang penting untuk dilakukan agar Indonesia tidak terus-menerus bergantung pada alat yang tidak diproduksi di dalam negeri dan berbiaya mahal.

Halaman
12
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved