Vaksin Covid
DPRD DIY Meminta Sri Sultan HB X Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19 di DI Yogyakarta
“Kalau memang di masyarakat ada kekawatiran, maka kita akan mendorong orang nomor satu di DIY untuk divaksin terlebih dahulu”, ujar Ketua DPRD
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sedikitnya 26.800 dosis vaksin Sinovac dari Pemerintah Pusat telah tiba di DIY, Selasa (5/1/2021).
Legislatif meminta agar para pejabat publik setempat menjadi orang yang pertama mendapat vaksin agar tidak menimbulkan keraguan di masyarakat.
“Kalau memang di masyarakat ada kekawatiran, maka kita akan mendorong orang nomor satu di DIY untuk divaksin terlebih dahulu”, ujar Ketua DPRD DIY Nuryadi, Selasa (5/1/2021).
Baca juga: Fase Awal Erupsi Baru Gunung Merapi, Penjelasan BPPTKG soal Titik Lava Pijar dan Gerakan Magma
Baca juga: UPDATE Virus Corona 5 Januari 2021: Kasus Baru Bertambah 7.445, Total Kumulatif Kini Jadi 779.548
Nuryadi meminta agar masyarakat tidak khawatir atas datangnya vaksin Sinovac ke DIY.
Guna meyakinkan masyarakat, DPRD mengusulkan agar Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menjadi orang pertama yang divaksin.
Nuryadi menambahkan seharusnya pejabat di DIY harus diberikan vaksin terlebih dahulu.
Di samping itu, usia 60 tahun ke atas juga sudah bisa divaksin, namun harus disertai dengan catatan medis.
Lebih lanjut Nuryadi menjelaskan, bahwa setelah vaksin tersebut tiba ke depan pihaknya akan memanggil dinas terkait dan Balai POM untuk mendengarkan secara detail tentang vaksin tersebut.
Hal tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui agar semua mendetail dan masyarakat tidak perlu cemas lagi.
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG : Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Rabu Besok
Baca juga: Jelang Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama di Tanah Air, Ini Permintaan Presiden Jokowi
"Vaksin ini merupakan upaya pemerintah pusat untuk mengamankan rakyat dari Covid-19 dengan memberikan vaksin. Bahkan Presiden sendiri menjadi orang pertama yang divaksin. Sehingga harapan kami masyarakat tidak perlu khawatir," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie mengatakan vaksin Covid-19 telah tiba di gudang penyimpanan di Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta dengan pengawalan ketat dari kepolisian.
"Kami bakal melakukan perhitungan ulang dan selanjutnya akan berkoordinasi dengan kota/ kabupaten untuk pendistribusiannya. Selama didistribusikan, vaksin dilarang dibuka," kata Pembajun.
Untuk vaksinasi, Pembajun mengatakan bakal digelar serentak di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota pada 14-15 Januari atau selang sehari setelah presiden dan jajaran menteri yang memenuhi syarat menerima vaksin. (jsf)