Yogyakarta
Berikut Daftar Penerima Vaksin Covid-19 Perdana di Yogyakarta, Dilaksanakan 14 Januari
Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dan para Kepala Dinas dimungkinkan menjadi orang yang akan menerima vaksin Sinovac lebih dulu
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekretaris Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan para Kepala Dinas dimungkinkan menjadi orang yang akan menerima vaksin Sinovac lebih dulu sebelum disuntikkan ke para nakes dan pelayan publik.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setyaningastutie Selasa (5/1/2021) di Kompleks Kepatihan.
Pembajun menjelaskan, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat, Forkopimda masing-masing daerah wajib menjadi orang yang pertama kali divaksin sebelum dilaksanakan untuk tenaga medis dan pelayan publik.
"Kami haturkan ke pimpinan. Kemungkinan ya Forkopimda, Sekda, dan Kepala Dinas itu diminta pertama supaya disaksikan masyarakat dan tim media," katanya, saat ditemui di Kepatihan.
Pelaksanaan vaksinasi pertama kali tersebut akan dilakukan di Kepatihan tanggal 14 Januari 2021.
Ia menambahkan, nantinya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X juga turut hadir menyaksikan proses vaksinasi terhadap Forkopimda tersebut.
"Untuk pak Gubernur nanti kami akan konsultasi. Karena usianya beliau juga sudah sepuh. Tapi persyaratan inklusinya juga masuk. Tetap saja nanti beliau menyaksikan bahwa vaksinasi sudah dilakukan. Setelah itu kick off," imbuhnya.
Baca juga: BREAKING NEWS : Sebanyak 26.800 Vaksin Sinovac Tiba di DIY, 14 Januari Mulai Vaksinasi Serentak
Baca juga: Polisi Kawal Pengiriman Vaksin Sinovac ke Yogyakarta
Baca juga: Vaksin Sinovac Tiba di Yogya, Ini Daftar Negara Pengguna Vaksin Sinovac Selain Indonesia
Sementara untuk tempat vaksinasi bagi masyarakat, Pembajun mengatakan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) yang memenuhi syarat dan sesuai dengan peruntukan dapat melakukan vaksinasi.
Selain itu sarana tempat untuk vaksinasi harus mencukupi, di antaranya tersedia vaksinator, kemudian rantai dingin vaksin (Cold Chain) harus mencukupi serta keperluan lainnya juga wajib dipenuhi.
"Vaksinasi dapat dilakukan di Fasyankes yang memenuhi kriteria. Punya vaksinator, rantai dinginnya ada," tegasnya.
Secara kesiapan, Dinkes DIY baru melatih sekitar 300 vaksinator ditahap pertama.
Namun pada 11 Januari nanti, pihaknya akan membuka pelatihan kembali untuk vaksinator, karena target vaksinator di DIY harus mencapai 1.313 vaksinator untuk melayani seluruh warga DIY.
Para vaksinator tersebut harus melalui pelatihan selama tiga hari, baik itu training dan via daring.
"Vaksinator tahapan pertama sudah. Kami punya sekitar 300 sekian. Nah ini terus kami buka pelatihan itu di tinggal 11 Januari ada lagi untuk penambahan jumlah vaksinator," tandasnya.(Tribunjogja/Miftahul Huda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/polisi-kawal-pengiriman-vaksin-sinovac-ke-yogyakarta.jpg)