Kumpulan Doa

Bacaan Doa Agar Hujan Cepat Reda dan Terhindar dari Segala Bencana

Ada banyak manfaat yang dapat dirasakan bagi makhluk hidup yang ada di bumi. Namun, terkadang juga bisa menimbulkan musibah, seperti banjir.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
https://www.google.com/url?sa=i&url=https://manado.tribunnews.com/2020/10/22/perhatikan-inilah-waktu-waktu-yang-mustajab-untuk-berdoa&psig=AOvVaw0DR-f-wEd2_-6YoyxKW1aA&ust=1609479722685000&source=images&cd=vfe&ved=0CAIQjRxqFwoTCOj82K3B9-0CFQAAAAAdAAA
Doa akhir tahun dan awal tahun 

TRIBUNJOGJA.COM- Indonesia memiliki 2 musim, yakni musim panas dan musim hujan.

Tiap akhir tahun, Indonesia selalu diguyur hujan. Hujan adalah bentuk rahmat dari Allah SWT yang patut disyukuri.

Ada banyak manfaat yang dapat dirasakan bagi makhluk hidup yang ada di bumi. Namun, terkadang juga bisa menimbulkan musibah, seperti banjir.

Ilustrasi hujan
Ilustrasi hujan (https://cdn-2.tstatic.net/solo/foto/bank/images/ilustrasi-hujan-2.jpg)

Takut apabila terjadi banjir maupun menghambat suatu aktivitas yang mendesak.

Oleh sebab itu, sebagai umat yang berserah diri kepada Allah hanya bisa memohon doa agar hujan dapat berhenti.

Bagi orang muslim, kita dapat memanjatkan doa berikut agar hujan segera reda.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu saat pernah meminta diturunkan hujan.

Kemudian ketika hujan turun begitu lebatnya,

Baca juga: Baca Doa Berikut Ini agar Terhindar dari Gangguan Setan Sebelum Tidur

Baca juga: Bacaan Doa dan Amalan Memohon kepada Allah SWT Agar Cepat Mendapatkan Jodoh

Beliau memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdo’a,

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari

Artinya:

"Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.” (HR. Bukhari no. 1014)

Syaikh Sholih As Sadlan mengatakan bahwa do’a di atas dibaca ketika hujan semakin lebat atau khawatir hujan akan membawa dampak bahaya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved