Breaking News:

Resmi, PLN Perpanjang Bantuan Stimulus Listrik Covid-19 hingga Maret 2021

Perpanjangan program subsidi tagihan listrik ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban kelompok masyarakat tidak mampu.

Penulis: Dwi Nur Hayati
Editor: Mikhael Gewati
DOK. Humas PLN
Logo PLN 

TRIBUNJOGJA.com - Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik kepada pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) kategori rumah tangga bersubsidi, bisnis dan industri hingga Maret 2021.

Bantuan keringanan biaya listrik akan diberikan kepada pelanggan kategori Rumah Tangga 450 Volt Ampere (VA) (R1/450) sebanyak 24,16 juta dan 900 VA (R1/900) bersubsidi berjumlah 7,87 juta pelanggan.

Sementara itu, bantuan untuk kategori Bisnis Kecil (B1) dan Industri Kecil (I1) akan diberikan kepada 459.000 pelanggan.

Perpanjangan program subsidi tagihan listrik ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban kelompok masyarakat tidak mampu dan rentan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Menindaklanjuti kebijakan pemerintah tersebut, PLN siap untuk melanjutkan dan menyukseskan penyaluran stimulus secara merata.

Seluruh pelanggan yang berhak mendapatkan pembebasan tagihan maupun diskon sudah dimasukkan dalam sistem sejak pemberian stimulus Covid-19 sebelumnya.

Adapun stimulus Covid-19 bagi pelanggan PLN sudah mulai bisa dinikmati pada 7 Januari 2021.

“Secara sistem, kami sudah siap untuk kembali menyalurkan, karena ini sifatnya perpanjangan. Kami optimis penyaluran dapat berjalan dengan baik,” ujar Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Bob Saril.

Bagi pelanggan rumah tangga kategori daya 450 VA akan diberikan diskon 100 persen. Sebaliknya, pelanggan kategori daya 900 VA bersubsidi akan mendapatkan diskon 50 persen.

Pelanggan penerima diskon tersebut, sebelumnya sudah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kementerian Sosial (Kemensos).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved