Indeks Harga Saham Gabungan

IHSG Diprediksi Menguat, Ini 12 Saham yang Patut Dicermati di Awal Perdagangan 2021

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat pada awal perdagangan tahun 2021 ini.

Editor: Mona Kriesdinar
shutterstock
Ilustrasi pergerakan harga saham 

TRIBUNJOGJA.COM - Setidaknya ada 12 saham yang patut Anda cermati pada perdagangan di awal tahun baru 2021 ini. Menurut Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat pada awal perdagangan tahun 2021 ini.

Sebagai informasi, IHSG melemah pada Rabu lalu (30/12). IHSG turun 0,95% atau 57,10 poin ke level 5.979,07. Level ini sekaligus menutup perdagangan tahun 2020.

Namun selanjutnya pada awal perdagangan tahun 2021 ini, IHSG diprediksi akan menguat.

Ilustrasi IHSG
Ilustrasi IHSG (dok.via kompas.com)

Berdasarkan rasio fobonacci, support maupun resistance IHSG berada pada 5874.89 hingga 6157.11. Sementara MACD masih menunjukkan sinyal positif, meskipun telah menunjukkan pola dead cross. Sementara itu, Stochastic maupun RSI bergerak ke bawah di area netral.

"Pergerakan IHSG telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan menuju ke level resistance terdekat masih terbuka lebar," ujarnya, Rabu (30/12).

Di tengah IHSG yang diprediksi menguat, Nafan melihat saham-saham di bawah ini dapat menjadi pertimbangan:

1. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Ia menyarankankan Akumulasi Beli pada area level 1705 hingga 1715, dengan target harga secara bertahap di level 1735, 1780, 1880 dan 1980. Support: 1705 & 1680.

2. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Ia menyarankan Akumulasi Beli pada area level 182 – 188, dengan target harga secara bertahap di level 195, 212 dan 228. Support: 182 & 178.

3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Ia menyarankan Akumulasi Beli pada area 33200 – 33900, dengan target harga secara bertahap di level 34900, 36075, 37600 dan 39050. Support: 33200 & 32175.

4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Ia menyarankan Akumulasi Beli pada area level 4010 - 4170, dengan target harga secara bertahap di level 4230, 4640 dan 4760. Support: 4010 & 3820.

5. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved