Pandemi Covid 19

Update Covid-19 Indonesia, Hari Ini Tambah 6.877 Kasus Baru, Sembuh 6.419 Orang

Update Covid-19 Indonesia, Hari Ini Tambah 6.877 Kasus Baru, Sembuh 6.419 Orang

Editor: Hari Susmayanti
Shutterstock
Ilustrasi virus corona di Indonesia 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Tambahan kasus baru covid-19 di Indonesia selama 24 jam terakhir terhitung sejak Sabtu (2/1/2021) pukul 12.00 WIB hingga Minggu (3/1/2021) pukul 12.00 WIB sebanyak 6.877 orang.

Dengan tambahan itu, total kasus virus corona di Indonesia hingga saat ini mencapai 765.350 orang.

Sementara pada saat yang sama, tambahan pasien sembuh selama 24 jam terakhir sebanyak 6.419 orang.

Dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, dari 765.350 kasus yang ada di Indonesia, sebanyak 631.937 pasien telah dinyatakan sembuh.

Selain itu, pasien Covid-19 yang meninggal juga bertambah.

Dalam 24 jam terakhir, terdapat 179 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia.

Dengan begitu, selama lebih dari 10 bulan pandemi Covid-19 melanda Indonesia, total pasien meninggal berjumlah 22.734 orang.

Data yang sama juga menunjukkan adanya 72.027 orang berstatus sebagai suspek terkait virus SARS-CoV-2.

Suspek merupakan istilah pengganti untuk pasien dalam pengawasan (PDP) sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kasus Covid-19 telah menyebar ke 34 provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Papua.

Jika dirinci, kasus positif Covid-19 tercatat di 510 kabupaten/kota, yang artinya berdampak ke lebih dari 99 persen wilayah Tanah Air.

Baca juga: Update Covid-19 Kulon Progo 3 Januari 2021, 2 Probable Meninggal dan 3 Tambahan Kasus Baru

Baca juga: Liburan Berakhir, Rencana Penerapan Minggu Tenang Covid-19 di Sleman Diputusan Esok Hari

Dimulai Pertengahan Bulan

Juru Bicara Vaksin Covid-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan, sesuai jadwal yang telah disusun pemerintah, vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada pekan kedua atau ketiga Januari 2021.

Pasalnya, kata dia, pemerintah telah menargetkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Tanah Air selama 15 bulan, mulai Januari 2021 hingga Maret 2022.

Hal tersebut disampaikan Nadia dalam konferensi pers Kementerian Kesehatan yang digelar secara virtual, Minggu (3/1/2021).

"Kami rasanya cukup optimistis untuk sesuai jadwal yang disusun bahwa vaksinasi ini dimulai pada minggu kedua atau ketiga Januari 2021," kata Nadia.

Nadia mengatakan, Pemerintah RI sudah menerima informasi dari uji klinis vaksin Sinovac di Brasi dan Turki.

Hasilnya, kata dia, menunjukkan hal yang positif.

Hasil uji klinis tersebut selaras dengan pengujian yang tengah dilakukan di Bio Farma, Bandung.

Hal tersebut menjadi faktor penambah keyakinan pemerintah untuk segera melaksanakan vaksinasi Covid-19 dalam kuartal pertama 2021.

Dalam kurun waktu 15 bulan tersebut, pelaksanaan vaksinasi akan berlangsung dalam dua periode yang diperuntukkan bagi 181,5 juta jiwa.

Periode pertama rencananya akan berlangsung dari Januari hingga April 2021.

"Dan akan memprioritaskan kepada 1,3 juta tenaga kesehatan dan 17,4 juta petugas publik yang ada di 34 provinsi," kata Nadia.

Sementara periode dua akan berlangsung selama 11 bulan dari April 2021 hingga Maret 2022.

Periode kedua akan menjangkau mereka yang tak terdaftar pada pelaksanaan vaksinasi periode pertama.

"Jadi ini adalah waktu 15 bulan pelaksanaan vaksinasi yang akan dilakukan secara bertahap," ucap dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "UPDATE 3 Januari: Tambah 6.877, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 765.350

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Vaksinasi Covid-19 Paling Lambat Dimulai pada Pekan Ketiga Januari 2021

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved