Breaking News:

DRAMATIS, berlangsung 10 Jam, Damkar Klaten Evakuasi 7 Ular di Permukiman Warga Cawas

Warga Dukuh Jembangan, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten dikagetkan dengan penemuan 6 ekor Ular Kobra Jawa dan 1 ekor

Istimewa
Proses evakuasi ular kobra di Dukuh Jembangan, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Sabtu (2/1/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Warga Dukuh Jembangan, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten dikagetkan dengan penemuan 6 ekor Ular Kobra Jawa dan 1 ekor Ular Jali di sekitar pekarangan rumah salah seorang warga, Sabtu (2/1/2021).

Informasi yang dirangkum Tribun Jogja, empat ekor Ular Kobra Jawa yang memiliki nama latin Naja sputatrix itu ditemukan di sekitar gorong-gorong rumah itu.

Sementara dua ekor lainnya yang merupakan induk Ular Kobra ditemukan saat bersembunyi di dalam pipa paralon saluran air.

Baca juga: DIRINGKUS, Pria Asal Wonosobo Berstatus Manager Toko di Sleman Gelapkan Sofa Senilai Rp 22 Juta

Baca juga: Lewat “Spirit of Caring”, Jogja City Mall Salurkan Bantuan kepada Pejuang Covid-19

"Totalnya itu ada 7 ekor yang teman-teman evakuasi, 6 ekor Ular Kobra yang mana 4 ekor adalah anaknya dan 2 ekor induknya. Satu ekor lainnya Ular Jali," ujar Kasi Pemadam kebakaran Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Klaten, Sumino pada Tribun Jogja, Minggu (3/1/2021).

Sumino mengatakan, proses evakuasi penemuan Ular Kobra tersebut berlangsung cukup lama dari pukul 11.00 hingga pukul 21.00.

Ular kobra di Dukuh Jembangan, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Sabtu (2/1/2021).
Ular kobra di Dukuh Jembangan, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Sabtu (2/1/2021). (Istimewa)

Hal itu karena relawan dan petugas rescue animal Klaten membutuhkan waktu untuk mencari lokasi-lokasi persembunyian dari ular tersebut.

"Untuk yang anaknya itu sudah di evakuasi dengan cepat saat siang hari, cuma dua induknya ini ternyata masuk ke dalam paralon saluran air, sehingga mobil Damkar harus didatangkan untuk menembakan air bertekanan tinggi ke dalam saluran paralon itu agar ular terseret keluar," ujarnya.

Ia mengatakan, dua ekor induk Ular Kobra tersebut memiliki panjang sekitar satu meter dan saat Sabtu malam itu langsung dievakuasi ke kantor Damkar Klaten.

"Ular itu akan dilepas liarkan lagi ke habitatnya yang jauh dari pemukiman warga," jelasnya.

Baca juga: Ini Kata Pegiat Skuter Soal Fenomena Budaya Vespa di Indonesia, Punya Potensi Besar Untuk Movement

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta 3 Januari 2021, Andin Bangun dari Koma, Aldebaran Jujur Reyna adalah Nindi?

Sumino menyebut, meski sudah berhasil mengevakuasi 6 ekor ular kobra dan 1 ekor ular jali di sekitar rumah tersebut, namun pihaknya menduga masih ada dua induk ular kobra yang belum ditemukan.

"Informasi dari teman-teman dilapangan itu masih ada dua ekor induk ular kobra yang belum ditemukan," imbuhnya.

Ia pun mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan selalu waspada menjaga kebersihan rumah selama musim penghujan ini. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved