Breaking News:

Otomotif

Keren, Kisah Pria Penggemar Vespa Ini, Mulai dari Nol Hingga Punya Bengkel Spesialis Skuter Sendiri

Keren, Kisah Pria Penggemar Vespa Ini, Mulai dari Nol Hingga Punya Bengkel Spesialis Skuter Sendiri

Penulis: Hendy Kurniawan
Editor: Yudha Kristiawan
Tribunjogja.com/Hendy
SPESIALIS - Tosan Arya Utama, pemilik bengkel spesialis Vespa klasik, TSS Servizio. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Siapa tak kenal dengan motor ikonik nan legendaris bernama Vespa. Lebih dari setengah abad motor buatan Italia ini mengaspal di jalanan Indonesia.

Kini Vespa klasik bukanlah sekadar alat transportasi. Ada unsur seni, koleksi, prestis, pun investasi di sana. Banyak orang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk menebusnya.

Meski begitu, persaudaraan adalah esensi dari mengendarai atau memiliki motor ini. Tentu saja, berjuta cerita terukir mengirinya.

Tribun Jogja belum lama ini bertemu Tosan Arya Utama untuk berbincang mengenai kultur berskuter di Yogyakarta. Dia sendiri sudah sejak tahun 1998 berkenalan dengan Vespa.

Semua berawal dari ketidaksengajaan, di mana dia ingin memiliki motor sendiri dan Vespa smallframe PTS 100 adalah pilihannya.

Vespa PTS 100
Vespa PTS 100 (Tribunjogja.com | Bramasto Adhy)

Saat itu dia benar-benar awam dengan motor ini. Pilihan hatinya didasarkan bahwa Tosan melihat Vespa memiliki ruang modifikasi yang sangat luas dibanding motor-motor klasik lainnya. Pastinya, banderolnya pun murah. "Tujuh ratus ribu (rupiah) saya belinya dulu," ujar Tosan.

Dari situlah dia mulai menelisik seluk-beluk Vespa. Terutama bagaimana cara ‘menaklukkan’ mesinnya. Kebetulan darah teknisi dan mekanik mengalir dari sang ayah.

Berbekal peralatan montir yang tersedia di rumah, Tosan pun mempelajari mekanisme kerja mesin Vespa miliknya.

Ditambah dengan studi literasi dari majalah dan artikel-artikel maupun forum di internet, perlahan-lahan dia mulai memahami mesin dan segala pernak-pernik Vespa.

Baca juga: Bagaimana Agar Sampah Tidak Berakhir ke TPST Piyungan? Lakukan Langkah Ini

Baca juga: BPPTKG : Aktivitas Terus Meningkat, Penggembungan Tubuh Gunung Merapi Capai 21 Sentimeter per Hari

Baca juga: Jadwal Siaran Sepak Bola Malam Ini : Tottenham vs Leeds United hingga Inter Milan vs Crotone

Hingga singkat cerita, dia bisa secara utuh mengerti cara kerja dan menguasai teknik-teknik perawatan serta perbaikan. "Saya lalu gabung komunitas, kumpul-kumpul di sana. Nanya sana-sini juga buat belajar bagaimana itu mesin Vespa," tutur ayah dua anak ini.

Dari situ kemudian teman-temannya mulai meminta Tosan membantu memperbaiki ketika terjadi kerusakan pada Vespa-nya. Dari mulut ke mulut semakin banyak orang yang mengandalkan kemampuan Tosan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved