Tak Hanya Mual dan Sakit Perut, Ini Gejala Lain Ketika Asam Lambung Naik

Ketika asam lambung naik ke kerongkongan, tubuh bisa merasakan sejumlah gejala. Gejalanya bisa tergantung organ yang ikut terpengaruh asam lambung.

Tayang:
Editor: Rina Eviana
Emily Frost
Ilustrasi 

Tribunjogja.com -- Penyakit asam lambung ketika kambuh tak hanya menyebabkan mual dan muntah. Penyakit asam lambung adalah kondisi yang disebabkan asam lambung naik dari perut ke kerongkongan.

Seperti dilansir Web MD, saluran pencernaan tubuh kita memiliki pintu masuk ke perut berupa katup. Katup tersebut berupa cincin otot disebut sfingter esofagus bagian bawah.

Dalam keadaan normal, katup ini dapat kembali tertutup rapat setelah dilewati makanan. Namun, begitu ada masalah, kinerja katup bisa terganggu sehingga tidak klep ini tidak tertutup sempurna atau terkadang terbuka.

Ilustrasi
Ilustrasi (medineplus)

Saat katup di saluran pencernaan ini tidak tertutup sempurna, asam yang diproduksi di perut dapat naik ke kerongkongan.

Jika asam lambung naik dari perut ke kerongkongan lebih dari dua kali seminggu, kemungkinan penderita mengidap gastroesophageal reflux disease ( GERD).

Asam lambung bisa naik karena masalah kelainan lambung. Selain itu, penyebab asam lambung naik yang umum di antaranya:

-Makan terlalu banyak

-Langsung berbaring setelah makan

-Makan terlalu dekat dengan waktu tidur

-Makan makanan tertentu seperti jeruk, tomat, cokelat, mint, sampai makanan pedas lain

-Minum teh, kopi, soda, alkohol, dll

-Merokok

-Hamil

-Efek samping obat-obatan

Baca juga: Inilah Penyebab Kepala Pusing Saat Asam Lambung Naik dan Cara Mengatasinya

Ketika asam lambung naik ke kerongkongan, tubuh bisa merasakan sejumlah gejala. Gejalanya bisa tergantung organ yang ikut terpengaruh asam lambung.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved