Sepak Terjang dan Profil Komjen Gatot Eddy Pramono, Wakapolri yang Disebut Jadi Calon Kuat Kapolri

Nama Komjen Gatot Eddy Pramono pun dinilai layak dan masuk dalam salah satu kandidat kuat Kapolri baru.

Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Komjen Pol Gatot Eddy Pramono 

Saat itu ia berhasil membekuk kelompok penjahat incaran empat Kepolsian Daerah.

Hingga tiba saatnya peringkusan pemimpin kelompok John Tamba tertangkap.

Dikutip dari Kompas.com,  Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap enam orang pelaku perampokan lintas provinsi yang biasa beroperasi di Sumatera Utara, Tangerang, Banten, dan Bogor.

Aksi komplotan ini cukup beringas karena selalu menggunakan kekerasan terhadap korbannya memakai senjata api dan senjata tajam.

Mereka selalu mencari-cari tempat brankas dan menggasak semua uang tunai dan barang berharga lainnya.

Total kerugian yang diakibatkan komplotan ini mencapai miliaran rupiah.

Ada enam orang pelaku yang tergabung dalam komplotan ini.

Semua pelaku berhasil ditangkap di Tangerang pada Kamis (12/1/2012) malam.

Keenam pelaku tersebut yakni John Tamba alias Kapten, Parlindungan Sianturi (31), James Sitohang (37), Bornok (21), Antonius Tambunan (36), dan Thamrin Siagian (37).

Pemimpin komplotan ini, Kapten, ditembak kakinya oleh aparat kepolisian saat berusaha kabur dari kepungan aparat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Gatot Eddy Pramono menjelaskan, para pelaku itu selalu menyasar brankas pabrik ataupun perkantoran.

"Sasaran mereka adalah pabrik, perkantoran, dan selalu mencari brankas. Sebelum membuka brankas, pelaku selalu mengancam korban dengan senjata yang dibawanya," ungkap Gatot, Jumat (13/1/2012), di Mapolda Metro Jaya.

Pelaku juga selalu melumpuhkan terlebih dulu petugas keamanan yang menjaga, seperti mengikat tangannya, ditembak, ataupun ditusuk dengan senjata tajam.

Baca juga: Peluang Jenderal Bintang Dua Tertutup, Ada Dua Komjen Kandidat Kuat Pengganti Kapolri Jenderal Idham

Baca juga: Maklumat Kapolri Terkait Larangan Pawai hingga Pesta Kembang Api saat Natal dan Tahun Baru

Aksi komplotan ini, diakui Gatot, cukup sulit terlacak.

Pasalnya, mereka selalu berpindah-pindah tanpa pola dan menyasar target baru.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved