Breaking News:

Jawa

BREAKING NEWS : Seorang Karyawan Terpapar COVID-19, Objek Wisata Candi Plaosan di Klaten Ditutup

Penutupan objek wisata tersebut diketahui sudah berlangsung sejak satu minggu terakhir guna mensterilisasi kawasan objek wisata budaya itu.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Penampakan Objek Wisata Candi Plaosan di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Kamis (24/12/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Objek wisata  Candi Plaosan di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten ditutup untuk sementara waktu menyusul adanya satu karyawan yang positif terpapar COVID-19.

Penutupan objek wisata tersebut diketahui sudah berlangsung sejak satu minggu terakhir guna mensterilisasi kawasan objek wisata budaya itu.

Pantauan Tribunjogja.com di lokasi, Kamis (24/12/2020) sekitar pukul 11.00 pagar objek wisata candi itu terpasang tulisan tutup.

Pada pos pengamanan candi itu tampak dijaga oleh petugas keamanan.

Baca juga: Obyek Wisata Air di Klaten Ditutup Saat Liburan Natal dan Tahun Baru 2021

Sejumlah pengunjung yang datang ke lokasi terlihat hanya bisa melihat-lihat candi tersebut dari luar pagar dan tidak diperkenankan masuk ke area candi.

Seorang pengunjung, Andika (26) mengaku tidak mengetahui jika objek wisata Candi Plaosan tersebut ditutup.

Ia mengaku mengetahui wisata tersebut ditutup saat sudah sampai di lokasi objek wisata itu.

"Saya tidak tahu tutup. Rencana kesini mau ambil video sama teman-teman. Tapi karena tutup ya, terpaksa cari lokasi lain lagi," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Budaya Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Klaten, Sri Nugroho mengatakan jika penutupan objek wisata itu karena ada satu karyawan yang terinfeksi COVID-19.

Baca juga: Puluhan Sopir dan Kernet Bus di Terminal Ir Soekarno Klaten Jalani Tes Kesehatan

"Kemarin ada karyawan yang kena COVID-19, jadi pihak TWC (taman wisata candi) minta ditutup dulu sementara untuk sterilisasi," ujarnya pada Tribun Jogja, Kamis (24/12/2020).

Sri Nugroho mengatakan, pihaknya juga telah melakukan tracing kepada semua karyawan yang bekerja di Candi Plaosan tersebut guna memastikan tak ada karyawan lainnya yang terpapar COVID-19.

"Sudah kita lakukan tracing, jadi kami ambil kebijakan jika ada yanh suhu badannya panas akan langsung kita lakukan rapid test. Kemarin sudah dilakukan dan hasilnya non reaktif semua," jelasnya.

Kemudian, Sri Nugroho belum bisa memastikan kapan objek wisata Candi Plaosan tersebut dibuka kembali, sebab pihaknya terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan pihak TWC.

"Belum tahu, kiya koordinasi dulu dengan pihak TWC. Mudah-mudahan bisa dalam waktu dekat ini," tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved