Pedagang Diminta Tidak Menimbun Bahan Pokok Saat Nataru
Dinas perindustrian dan perdagangangan (Disperindag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta agar para pedagang
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas perindustrian dan perdagangangan (Disperindag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta agar para pedagang yang menjual kebutuhan bahan pokok (bapok) tidak melakukan penimbunan.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag DIY, Yanto Aprianto menuturkan, pada Natal dan tahun baru (nataru) jangan dijadikan kesempatan untuk menimbun bapok agar harga lebih mahal.
"Kami terus ingatkan dan lakukan pengawasan kepada pedagang. Supaya, momen perayaan nataru tidak dijadikan kesempatan bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan," jelasnya kepada Tribun Jogja, Rabu (23/12/2020).
Pihaknya pun terjun langsung ke tiga pasar besar di wilayah Yogyakarta yakni pasar Beringharjo, Kranggan, dan Demangan untuk memastikan persediaan dan harga bapok.
Baca juga: Surat Edaran Terbit, Hanya Wisata Non Tirta yang Boleh Beroperasi di Klaten saat Libur Nataru
Baca juga: Penyaluran Donasi Tahap Dua Usai, DU-BGPY Bagikan 6.058 Kotak Nasi ke Buruh Gendong
Sejauh ini, dari segi persediaan masih mencukupi dan harga relatif stabil.
"Belum ditemui kendala selama operasi pasar yang kami gelar kemarin. Namun, pemantauan tetap dilaksanakan setiap harinya mengingat besok sudah mulai memasuki libur nataru," ujarnya.
Apabila, ditemui kejanggalan di lapangan terkait penimbunan atau harga bapok.
Pihaknya tidak akan segan untuk memberikan sanksi kepada pedagang yang menyalahi aturan. (ndg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/disperindag-di-yogyakarta-pastikan-ketersediaan-bahan-pokok-masih-aman-pada-nataru.jpg)