Breaking News:

Kota Yogya

Libur Nataru, Ruas Jalan di Kota Yogyakarta Tidak Ditutup

Satlantas Polresta Yogyakarta memastikan tidak terdapat penutupan arus lalu lintas dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Imam Bukhori. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satlantas Polresta Yogyakarta memastikan tidak terdapat penutupan arus lalu lintas dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Meski begitu, aparat akan tetap menyesuaikan terhadap potensi kemacetan dan kondisi lalu lintas di wilayah setempat. 

Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Imam Bukhori mengatakan, terkait pengamanan arus lalu lintas pada libur Nataru, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta terkait dengan jalur padat maupun uang berpotensi macet.

Baca juga: Ini Aturan Protokol Kesehatan Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Masker Wajib Dipakai Secara Benar

Pihaknya sepakat tidak ada penyekatan ataupun penutupan jalan di Kota Yogyakarta.

"Tidak adanya penyekatan ataupun penutupan karena untuk mengantisipasi bahwa salah jalan di tutup itu akan berkerumun. Hal itu, tercemin pada tahun lalu di mana di ruas jalan titik nol tidak bisa bergerak," jelasnya saat memberikan keterangan di jumpa pers akhir tahun di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (23/12/2020).

Meskipun tidak ada penutupan, tambah Imam, di ruas jalan sepanjang Malioboro di beberapa titik yang dinilai berpotensi sebagai penghambat kendaraan akan ditempatkan beberapa personel anggota.

Hal itu untuk memberikan himbauan kepada pengemudi becak dan andong agar ruas jalan tidak terjadi kemacetan.

Baca juga: Dinsos DIY Minta Pengawasan  Protokol Kesehatan Pengungsi Merapi Tetap Ketat Selama Libur Nataru

"Di tugu Pal Putih juga sudah membuat spanduk yang berisi 'dilarang stop, silakan tetap jalan' yang nanti juga akan ada penempatan anggota," tambah Imam. 

Pihaknya juga menyiagakan sejumlah posko pengamanan di titik-titik lokasi yang biasanya memancing pengunjung untuk berhenti saat berkendara semisal Tugu, Malioboro, maupun Titik Nol Kilometer. 

"Kami siapkan enam posko. Di Tugu ada personel nanti yang berjaga, kemudian di Teteg dan juga Nol KM," urainya. 

"Di Tugu kan biasanya orang pada foto di sana. Kami berkoordinasi dengan Dishub juga telah memasang plang penanda agar kendaraan tidak berhenti di kawasan itu," jelas dia. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved