Berita Kesehatan
Ciri-ciri Kista Ovairum Pecah : Sakit Perut Parah Disertai Demam
Pecahnya kista ovarium dicirikan dengan munculnya sakit perut yang parah disertai dengan demam. Ini adalah kondisi normal yang dialami wanita
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Pecahnya kista ovarium dicirikan dengan munculnya sakit perut yang parah disertai dengan demam. Kondisi ini sebenarnya merupakan hal yang normal bagi wanita yang mengalami menstruasi. Tapi ada juga yang merupakan indikasi penyakit serius yang membutuhkan perawatan medis segera.
Sebagaimana dilansir Cleveland Clinic, seorang wanita yang mengaami menstruasi suatu saat akan mengalami pecahnya kista ovarium.
Kista ovarium ini berisi cairan atau jaringan di dalam atau di ovarium. Kondisi ini sangat umum terjadi dan biasanya bukan merupakan indikasi penyakit serius.
“Kista fisiologis yang normal dapat tumbuh, pecah dan berdarah setiap bulan, sebagai bagian dari siklus menstruasi normal Anda,” kata Cara King, DO, Direktur Bedah Ginekologi Jinak.
Namun ada pula kista ovarium lain yang tidak normal.
Baca juga: 9 Penyebab Kram Perut di Luar Siklus Haid : dari Hamil, Radang, Keguguran Hingga Kista
Jenis-jenis ini - yang oleh Dr. King disebut sebagai kista patologis. Termasuk di antaranya kista dermoid, sistadenoma, dan endometrioma.
“Ini jarang terjadi,” katanya.
“Dan kanker kista bahkan lebih jarang. Namun, ketika kista patologis ini pecah, ini bisa menjadi kondisi kesehatan yang darurat," tambahnya.
Mengapa kista ovarium pecah?
Ukuran bisa menjadi faktor pemicunya.
Semakin besar kista, semakin besar kemungkinannya akan pecah, seperti halnya balon air yang terisi terlalu banyak.
Namun mungkin ada kista besar yang tumbuh sangat lambat sehingga tidak pecah - begitu pula kista kecil yang tumbuh cepat.
Seks dan olahraga yang intens juga dapat menyebabkan kista pecah.
Baca juga: Berapa Lama Waktu Normal Telat Haid?
“Beberapa kista ovarium menyebabkan nyeri di perut bagian bawah dan gejala lainnya,” kata Dr. King.
Tapi tidak ada tanda peringatan khusus bahwa kista akan segera pecah.
Selain rasa sakit yang hebat, perhatikan infeksi dan pendarahan
Bagi banyak wanita, kista yang pecah bisa sangat menyiksa.
Beberapa orang mengatakan rasanya seperti serangan radang usus buntu, terutama karena kista ovarium lebih sering terjadi di sisi kanan bawah, dekat usus buntu Anda.
Baca juga: Mengenal Perbedaan Kista Ovarium dan Kanker Ovarium : Gejala Awal hingga Langkah Pencegahan
Namun, rasa sakit bisa terjadi di salah satu atau kedua sisi perut Anda. Dan itu mungkin disertai dengan ;
- Mual dan / atau muntah. Bergantung pada kista, isi yang bocor ke perut Anda bisa membuat Anda sangat sakit.
- Demam. Ini adalah tanda bahwa Anda mungkin mengalami infeksi kista ovarium.
- Pusing. Ini bisa menandakan ada banyak pendarahan di perut Anda.
Gejala perdarahan lainnya termasuk perubahan penglihatan dan detak jantung yang berdebar kencang. Tidak semua kista yang pecah menyebabkan pendarahan yang berlebihan, tetapi Anda berisiko lebih tinggi jika mengonsumsi pengencer darah atau mengalami gangguan pendarahan.
“Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, segera pergi ke dokter,” kata Dr. King.
"Pendarahan yang berlebihan atau infeksi adalah keadaan darurat yang mungkin memerlukan pembedahan atau antibiotik," tambahnya.
Biasanya, operasi invasif minimal. Dokter bedah ginekologi akan menggunakan laparoskop untuk menemukan area yang berdarah, mengeluarkan kista, dan membuang semua darah dan bahan penyebab infeksi.
Ke mana perginya cairan dalam kista?
Seringkali, kista yang pecah tidak memerlukan pembedahan.
Jika Anda dapat mengatasi rasa sakit dengan obat pereda nyeri yang dijual bebas dan tidak menunjukkan tanda-tanda perdarahan hebat atau infeksi, kemungkinan besar Anda akan sembuh sendiri.
Tubuh Anda akan menyerap cairan apa pun yang keluar dari kista.
Itu bervariasi berdasarkan jenis kista, tetapi bisa berupa darah, lendir, atau cairan lainnya.
Penyerapan cairan kista fisiologis terjadi cukup cepat, bisa dalam waktu 24 jam.
Isi lainnya bisa membutuhkan waktu lebih lama. Misalnya, darah yang kental dari endometrioma mungkin membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk diserap. Dan rasa sakit bisa bertahan sementara darah yang tidak terserap terus mengiritasi lapisan perut Anda.
“Kebanyakan kista ovarium tidak perlu dikhawatirkan. Bahkan jika mereka pecah, tubuh Anda biasanya menjaga penyembuhan dan pembersihan. Hanya jika Anda mengalami gejala parah yang tiba-tiba, maka Anda harus mencari perawatan medis," jelas Dr King. (*/Cleveland Clinic)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tanda-tanda-pecahnya-kista-ovarium.jpg)