Breaking News:

Rawat Wajah di Klinik Kecantikan di Tengah Pandemi, Berikut yang Harus Diperhatikan

Dalam memberikan pelayanan, petugas Klinik Gienka Aesthetic menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan APD sesuai anjuran di masa new normal.

Dok. Klinik Gienka Aesthetic
Petugas Klinik Gienka Aesthetic menggunakan APD sesuai protokol kesehatan. 

TRIBUNJOGJA.COM – Pandemi Covid-19 mengubah kebiasaan hidup masyarakat. Salah satu yang paling kentara adalah penggunaan masker untuk melindungi saluran pernapasan dari risiko terpapar virus corona.

Kebiasaan baru ini ternyata menimbulkan persoalan baru pada kulit wajah, salah satunya maskne—singkatan dari mask acne atau jerawat yang timbul akibat penggunaan maske. Istilah ini pun menjadi begitu akrab didengar.

Belum cukup sampai disitu, penggunaan masker juga menyebabkan banyak perempuan melupakan perawatan wajah, seperti menggunakan pelembap dan tabir surya. Akibatnya kulit lebih kering, menggelap, dan timbul flek hitam akibat paparan sinar ultraviolet (UV) saat beraktivitas.

Untuk meminimalisasi permasalahan tersebut, Anda bisa melakukan perawatan yang setingkat lebih intensif di klinik kecantikan.

Namun, di masa pandemi Covid-19, keraguan tinggi muncul untuk pergi ke klinik kecantikan. Hal ini dikarenakan kekhawatiran paparan virus, baik dari pasien lain atau terapis saat menerima perawatan.

Padahal, sebenarnya Anda boleh saja datang ke klinik kecantikan untuk merawat kulit wajah, asalkan memperhatikan hal yang satu ini.

Pastikan klinik kecantikan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan imbauan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Misalnya saja, seperti klinik Gienka Aesthetic di Jalan Kaliurang Kilometer (Km) 7,8, Nomor 83, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Staf dan terapis di Klinik Kecantikan Gienka memberikan perawatan dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar.

Protokol tersebut dijalankan sebagai bentuk tanggung jawab menyangkut keamanan bagi pasien dan staf klinik.

Hal ini mengingat dokter, perawat, dan tenaga medis memiliki peluang tinggi untuk kontak langsung dengan pasien Covid-19. Dengan begitu, risiko penularan Covid-19 akan tinggi jika penggunaan APD serta penerapan protokol kesehatan diabaikan.

Seperti diketahui, Covid-19 dapat menular lewat kontak dengan droplet batuk maupun bersin penderita, darah, dan cairan tubuh penderita, bahkan kontak dengan benda yang sudah terkontaminasi patogen.

Lalu, bagaimana penerapan protokol kesehatan dan penggunaan APD yang dilakukan oleh Klinik Gienka Aesthetic? Berikut penjelasannya.

Screening pengunjung dan reservasi

Sebelum menerima perawatan di Gienka Aesthetic pasien akan diperiksa mulai dari kelengkapan penggunaan APD hingga suhu tubuh.

Gienka Aesthetic juga tidak melayani perawatan dengan kapasitas pengunjung normal. Jam operasional pun dibatasi. Demi mencegah penumpukan pasien di klinik, sistem reservasi diterapkan.

Penggunan baju pelindung

Halaman
123
Penulis: Maria Arimbi Haryas Prabawanti
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved