ADVERTORIAL

Lebih Dekat dengan Desa Wisata Puton 'Watu Ngelak' Bantul dan Sejarahnya

Watu Ngelak konon merupakan tempat persinggahan Sultan Agung, ketika mengarungi Sungai Opak dari Keraton Pleret menuju ke laut selatan.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kawasan situs wisata Watu Ngelak yang ada di Desa Wisata Puton. 

Wisatawan yang datang biasanya berkelompok.

Mereka berkunjung karena ingin belajar seni, budaya, pertanian dan agrowisata.

Kegiatan yang dilakukan pun biasanya berbaur, menyatu dengan aktifitas masyarakat setempat.

Seperti kegiatan tanam padi, membatik, membuat gerabah hingga makan durian. 

"Setiap tamu yang datang kami juga berikan waktu mengajar dan berinteraksi dengan warga Puton," paparnya.

Hal tersebut dilakukan dengan misi mengenalkan budaya dan keberagaman. 

Harga
- Watu Ngelak (tidak ada retribusi tiket masuk)
- Belajar pertanian Rp 300.000/kelompok.
- Home stay Rp 100 ribu/ kamar. Satu kamar bisa diisi 2 orang.

__Pengelola Desa wisata, menerapkan Protokol Kesehatan, Pengunjung Diimbau Mematuhinya__

( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved