Breaking News:

Update Corona di Magelang

Pegawai Pemkot Magelang Diswab dan Tanpa Gejala Wajib Isolasi

Pegawai Pemkot Magelang yang terkonfirmasi positif covid-19 akan dilakukan tracing terhadap kontak erat.

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Prokopim Pemkot Magelang
Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono, memberikan pengarahan kepada jajaran Pemkot Magelang di kantor Wali Kota Magelang, Selasa (8/11/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pegawai Pemkot Magelang yang terkonfirmasi positif covid-19 akan dilakukan tracing terhadap kontak erat.

Mereka wajib dites usap atau swab.

Semua pegawai yang telah dites usap, kemudian harus isolasi mandiri.

"Semua pegawai yang telah tes swab harus isolasi, dianjurkan di tempat terpusat yang telah disediakan oleh Pemkot Magelang. Bagi pegawai yang terkonfirmasi positif covid-19, apabila bergejala segera dirawat di rumah sakit, dan jika tidak bergejala agar melaksanakan isolasi," kata Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: Sambut Tahun Baru, Wali Kota Magelang : Kerumunan Massa Perlu Diantisipasi

Kepala OPD juga harus melaporkan pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19 kepada Sekda, dengan tembusan Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang.

Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga harus melakukan tracing terhadap kontak erat untuk  dilakukan tes swab.

Jumlah pegawai yang dapat melaksanakan tugas kedinasan di kantor (WFO) maupun di rumah/tempat tinggal (WFH) juga dilakukan pengaturan.

Langkah-langkah tersebut mesti ditempuh sesuai dengan Surat Edaran (SE)  dari Sekda Kota Magelang bernomor 800/651/430.

Baca juga: Keluarga Diswab Setelah Satu Pejabat Pemkot Magelang Meninggal Terpapar COVID-19

SE tentang pengendalian penyebaran COVID-19 bagi pegawai aparatur sipil negara (ASN) dan Non ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang bernomor 800/651/430 tersebut dibuat untuk mencegah penyebaran COVID-19 di kalangan ASN dan non-ASN yang bekerja di lingkungan Pemkot Magelang.

"Setelah memperhatikan status penyebaran COVID-19 di Kota Magelang, dan untuk mengendalikan penyebarannya serta mengurangi risiko penularan, khususnya di lingkungan Pemkot Magelang maka dipandang perlu untuk melakukan langkah-langkah antisipatif," kata Sekda.

Kepala BKPP Kota Magelang, Aris Wicaksono menambahkan, seluruh pegawai baik ASN maupun Non ASN diminta melaksanakan tugas kedinasan maupun aktivitas di lingkungan masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan, diantaranya tidak melakukan kontak fisik/bersalaman. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved