Cat Lovers

Awas, Yang Suka Tidur Satu Ranjang Bareng Kucing Miliki Risiko Seperti Ini, Bisa Kena Parasit

Awas, Yang Suka Tidur Satu Ranjang Bareng Kucing Miliki Risiko Seperti Ini, Bisa Kena Parasit

Tribunjogja.com/Yudha Kristiawan
Kucing 

Kucing bisa dikatakan rajanya tidur. Hewan yang satu ini bisa tidur 15 jam sehari. Namun siklus tidur kucing berbeda dengan manusia.

Kucing bisa tidur sepanjang hari tapi sangat aktif di malam hari hingga mengganggu pemiliknya saat tidur.

“Beberapa kucing akan tidur nyenyak di malam hari. Tetapi kebanyakan lebih waspada dan aktif saat pemiliknya mencoba untuk tidur," ungkap Dr. Geoff DeWire dari PrettyLitter kepada Reader's Digest.

“Kucing yang aktif dapat mengganggu siklus tidur pemilik. Akibatnya pemilik kucing tidur tidak nyenyak," tambahnya.

Selain bergerak aktif, kucing juga mungkin mendengkur, mencakar, atau sekadar memancing perhatian pemiliknya selama jam tidur.

Ilustrasi
Ilustrasi (pixabay)

4. Alergi dan asma

Beberapa orang memiliki alergi terhadap kucing. Saat alerginya kambuh, mereka bisa saja sesak napas.

Pemilik kucing yang mempunyai alergi apabila tidur bersama hewan peliharaannya dapat kesulitan bernapas. Akibatnya kualitas tidur terganggu.

"Jika pemilik kucing pernah mengalami alergi, jangan biarkan kucing tidur di atas kasur. Kalau perlu keluarkan kucing dari kamar," kata Dr. DeWire.

Di sisi lain, kucing tetap bisa berkeliaran di dalam kamar apabila ada filter HEPA (penyaring udara). Dengan begitu dapat mencegah pemicu alergi dan asma saat tidur.

========

Artikel ini sebagian telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tidur Bareng Kucing? Waspadai 4 Risiko yang Mengintai"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved