Berita Kesehatan

Apakah Masturbasi Membahayakan? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Sebagian orang mungkin ada yang mengalami kecanduan masturbasi. Ia melakukannya secara rutin untuk memenuhi hasrat seksual mereka sendiri

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
musmagz.com
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebagian orang mungkin ada yang mengalami kecanduan masturbasi. Ia melakukannya secara rutin untuk memenuhi hasrat seksual mereka sendiri. Namun sebagian lagi ada yang sangat anti dengan masturbasi, salah satunya adanya larangan dalam budaya maupun agama.

Namun, apakah masturbasi itu membahayakan? Dan apakah orang yang melakukannya termasuk normal?

Definisi Masturbasi

Masturbasi adalah rangsangan diri pada alat kelamin untuk mencapai gairah dan kenikmatan seksual, biasanya sampai pada titik orgasme (klimaks seksual).

Hal ini biasanya dilakukan dengan menyentuh, membelai, atau memijat penis atau klitoris hingga orgasme tercapai. Beberapa wanita juga menggunakan rangsangan vagina untuk bermasturbasi atau menggunakan "mainan seks", seperti vibrator.

Siapa yang Masturbasi?

Hampir semua orang. Onani adalah perilaku yang sangat umum, bahkan di antara orang yang memiliki pasangan seks.

Dalam sebuah penelitian nasional, 95% pria dan 89% wanita melaporkan bahwa mereka telah melakukan masturbasi.

Masturbasi adalah tindakan seksual pertama yang dialami oleh sebagian besar pria dan wanita.

Pada anak kecil, masturbasi adalah bagian normal dari eksplorasi tubuh anak yang sedang tumbuh.

Kebanyakan orang terus melakukan masturbasi saat dewasa, dan banyak yang melakukannya sepanjang hidup mereka.

Mengapa Orang Melakukan Masturbasi?

Selain perasaan yang baik, masturbasi adalah cara yang baik untuk meredakan ketegangan seksual yang dapat menumpuk dari waktu ke waktu, terutama bagi orang-orang tanpa pasangan atau yang pasangannya tidak bersedia atau tersedia untuk berhubungan seks.

Masturbasi juga merupakan alternatif seksual yang aman bagi orang yang ingin menghindari kehamilan dan bahaya penyakit menular seksual.

Ini juga diperlukan ketika seorang pria harus memberikan sampel air mani untuk pengujian kesuburan atau untuk donor sperma.

Ketika disfungsi seksual terjadi pada orang dewasa, masturbasi dapat diresepkan oleh terapis seks untuk memungkinkan seseorang mengalami orgasme (seringkali pada wanita) atau untuk menunda kedatangannya (seringkali pada pria).

Apakah Masturbasi Normal?

Meskipun dulu dianggap sebagai penyimpangan dan pertanda masalah mental, masturbasi sekarang dianggap sebagai aktivitas seksual yang normal dan sehat yang menyenangkan, memuaskan, dapat diterima, dan aman.

Ini adalah salah satu cara untuk merasakan kenikmatan seksual dan bisa dilakukan sepanjang hidup.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved