Breaking News:

Pemkab Magelang Imbau Tidak Ada Pesta Perayaan Tahun Baru 2021, Risiko Kerumunan Massa

Pemerintah Kabupaten Magelang mengimbau perayaan tahun baru 2021 tak dilaksanakan karena dapat mengundang risiko kerumunan.

TRIBUNJOGJA/ Rendika Ferri
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, diwawancarai, Rabu (16/12/2020) usai mengikuti peringatan Hari Anti Korupsi secara virtual di Command Center Pemkab Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten Magelang mengimbau perayaan tahun baru 2021 tak dilaksanakan karena dapat mengundang risiko kerumunan.

Penerapan protokol kesehatan yang ketat dilaksanakan untuk semua kegiatan tanpa terkecuali.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, mengatakan, pemerintah pusat melalui Menko Maritim dan Investasi telah melaksanakan rapat dengan sejumlah gubernur membahas soal tahun baru.

Baca juga: Bupati Gunungkidul Resmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Terminal Dhaksinarga

Baca juga: Ini Alasan Dedi Sufriadi yang Menghancurkan 5 Ton Buku dengan Air di Jogja Gallery

Hasilnya adalah imbauan agar tak dilaksanakan perayaan malam tahun baru yang menimbulkan risiko kerumunan, tanpa jaga jarak.

"Ada imbauan pemerintah pusat. Kemarin, dua hari yang lalu, Menko Maritim dan Investasi merapatkan dengan beberapa Gubernur. Imbauan agar tak dilakukan perayaan malam tahun baru yang menimbulkan risiko kerumunan dan tidak ada jaga jarak. Kita mempedomani arahan dari Gubernur setelah dapat arahan pemerintah pusat," katanya, Rabu (16/12/2020).

Perayaan tahun baru dengan kerumunan itu tak boleh dilaksanakan.

Sanksi menanti bagi mereka yang melanggar aturan tersebut sesuai dengan Peraturan Bupati Magelang Nomor 38 Tahun 2020.

"Iya (tidak boleh). Sudah barang tentu kalau protokol kesehatan, kita menggunakan aturan bupati. Itu menjadi pedoman. Imbauan ini sudah barang tentu semuanya dalam rangka penyelamatan kesehatan masyarakat," katanya.

Sekda mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat terpadu dengan Bupati Magelang dan Forkopimda dan seluruh pihak terkait untuk persiapan natal dan tahun baru 2020 nanti.

Baca juga: Gaji Karawang Sempat Ramai Dibicarakan di Twitter, Inikah Sebabnya?

Baca juga: Lark Platform Kolaborasi untuk Kerja Jarak Jauh yang Memiliki Banyak Fitur

"Untuk persiapan tahun baru ini nanti pak bupati akan ada kebijakan, rapat terpadu dengan forkopimda dan yang terkait. Untuk wisata, Kadis Pariwisata, sudah membuat surat edaran terkait natal dan tahun baru termasuk protokol kesehatan yang ketat. Kemudian yang lain-lain, nanti kita menunggu hasil rapat terpadu, rencana tanggal 21 Desember 2020. Rapat terpadu sifatnya komprehensif, meskipun yang teknis sudah dilakukan," katanya.

Rapat akan membahas semua hal, baik kebutuhan pokok masyarakat, transportasi, jalan, kesehatan, kebutuhan minyak gas dan lainnya.

"Kesiapan dari kebutuhan pokok masyarakat, transportasi, jalan, kesehatan, teman-teman sudah menyiapkan, termasuk bulog dan kebutuhan minyak dan gas untuk Nataru sudah kita rapatkan. Hasil laporan dari terkait sudah siap semua," pungkas Sekda. (rfk)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved