Sleman

Dinas PMK Sleman Pastikan Pilur Sesui Protokol Kesehatan

Ada 1.102 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 49 Kalurahan dan sudah disediakan Thermo gun. 

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMk) Kabupeten Sleman, Budiharjo saat memberikan keterangan pada wartawan di Gedung Serbaguna Sleman, Rabu (16/12/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman memastikan Pemilihan Lurah yang diselenggarakan Minggu (20/12/2020) mendatang tetap menerapkan Protokol Kesehatan. 

Kepala Dinas PMK Kabupaten Sleman, Budiharjo mengatakan pemilih wajib memakai masker dan cek suhu tubuh.

Ada 1.102 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 49 Kalurahan dan sudah disediakan Thermo gun. 

"Masing-masing TPS sudah ada Thermo gun, kemarin dipinjamkan dari Pemkab Sleman, dan sudah diterima. Jadi cek suhu itu wajib,"katanya, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Siap Pemilihan Lurah, Dinas PMK Sleman Distribusikan Logistik

Selain Thermo gun, pihaknya juga menyediakan alat pelindung diri bagi petugas di TPS.

Pihaknya juga telah melakukan rapid tes bagi petugas.

Bagi petugas yang reaktif dilanjutkan dengan swab. 

"Rapid tes untuk petugas sudah dilakukan di puskemas masing-masing. Yang reaktif juga sudah menjalani swab. Kami sudah siap back up petugas, sudah ada petugas cadangan. Sehingga tidak ada kekurangan petuagas,"ujarnya. 

Ia memastikan persiapan Pemilihan Lurah sudah matang.

Logistik berupa 1.102 set komputer sudah didistribusikan sejak Senin (14/12/2020) kemarin dan diperkirakan sampai di TPS hari ini. 

Pihaknya juga akan menggelar simulasi sebelum pelaksanaan Pilur.

Baca juga: Bupati Sleman Larang Konvoi dan Pesta Kembang Api Saat Natal dan Tahun Baru

Dengan demikian kendala teknis dapat dihindari.

"Kami sudah lakukan sertifikasi baik dari segi alat maupun dari segi tim teknis lapangan. Jadi peralatan yang digunakan sudah sesuai dan tidak ada kerusakan, tim teknis lapangan juga sudah siap,"terangnya. 

Sementara itu, Bupati Sleman, Sri Purnomo menyebut pelaksanaan Pilur di Kabupaten Sleman perlu diapresiasi.

Sebab hasil Pilur dapat segera diketahui karena dilakukan dengan e-voting. 

"Hasilnya 15 menit bisa langsung diketahui. Jadi cepat sekali. Kami hanya mendorong agar para calon berkompetisi secara sehat, sehingga Pemilihan Lurah sejuk,"katanya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved