Kulon Progo

Dinas Kesehatan Kulon Progo Telah Mendata Jumlah Nakes Penerima Vaksin COVID-19

Total keseluruhan nakes yang menjadi prioritas utama penerima vaksin sebanyak 3.142 nakes. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
kontan.co.id
llustrasi. Vaksin Covid-19 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo telah melakukan pendataan terkait penerima vaksin COVID-19 pada program pemerintah.

Terutama para tenaga kesehatan pada rentang usia 18-59 tahun. 

Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan total keseluruhan nakes yang menjadi prioritas utama penerima vaksin sebanyak 3.142 nakes. 

Dengan rincian 2.109 orang nakes milik pemerintah maupun swasta, 41 asisten nakes dan 922 orang pelayanan administrasi di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes). 

Baca juga: 1.162 Nakes di Kulon Progo Akan Dilibatkan untuk Lakukan Vaksinasi COVID-19

"Para tenaga kesehatan menjadi penerima prioritas utama penerima vaksin COVID-19 karena mereka rentan terhadap penularan COVID-19," kata dia Selasa (15/12/2020). 

Selain itu, Dinkes Kulon Progo juga telah mendata masyarakat penerima bantuan iuran (PBI) sebanyak 280.810 orang. 

"Namun jumlah nakes dan PBI tersebut belum dilakukan skrining ulang apakah mereka memiliki komorbid atau tidak. Sebab jika memiliki komorbid tidak disarankan untuk dilakukan vaksinasi," terangnya. 

Adapun untuk kelompok TNI/Polri, pihaknya masih melakukan pendataan. 

Kendati demikian, ia juga belum tahu kapan pelaksanaan vaksin COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo akan dilakukan. 

Terlebih, untuk sarana dan prasarana mulai penyiapan sampai distribusi vaksin juga telah dipersiapkan. 

Baca juga: Hampir Setengah Juta Tenaga Kesehatan Disiapkan untuk Vaksinasi Covid-19

"Dengan begitu, kami siap untuk menerima vaksin COVID-19," ucap Baning. 

Terkait dengan anggaran untuk vaksinasi di Kulon Progo masih menunggu arahan lebih lanjut.

Dimungkinkan akan menggunakan biaya tak terduga (BTT) 2021. 

Baning juga mengatakan apabila nantinya vaksin telah sampai, gugus tugas COVID-19 telah menyiapkan refrigenerator untuk menyimpan vaksin dapat tersimpan dengan baik pada suhu antara 2-8°C.

"Sampai saat ini, ada 21 puskesmas memiliki 1-2 refrigenerator ditambah dengan di gudang farmasi milik pemerintah," ucapnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved