Pencapaian Aset Bank BPD DIY Pada November Capai Rp 15 Triliun

Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad memaparkan pertumbuhan BPD DIY di atas rata-rata industri, baik regional maupun nasional.

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribun Jogja/Susilo Wahid
Dirut BPD DIY, Santoso Rohmad 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY mencatatkan pencapaian positif pada November 2020 ini.

Pencapaian ini seiring dengan komitmen BPD DIY untuk menjadi transaction bank yang menjawab seluruh kebutuhan masyarakat seraya mendorong pertumbuhan ekonomi.

Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad memaparkan pertumbuhan BPD DIY di atas rata-rata industri, baik regional maupun nasional.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta : Tambahan 151 Kasus Baru Hari Ini

Baca juga: BREAKING NEWS : Gempa 5,2 Magnitudo Guncang Selatan DI Yogyakarta Sore Ini, Berikut Penjelasan BMKG

Pertumbuhan itu juga termasuk dalam hal kredit dan dana pihak ketiga.

"Ini yang membanggakan kita semua, tapi kalau ke depan tidak dipelihara. Otomatis kita akan ditinggalkan nasabah," jelasnya Minggu (13/12/2020).

Ia memaparkan, aset bank BPD DIY posisi bulan November 2020 tercatat sebesar Rp 15.367 miliar atau Rp 15,367 triliun, naik 1,89% dari posisi pada bulan sebelumnya.

Kemudian nilai aset pada November 2020 tumbuh sebesar 19,92 persen (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Nilai aset tersebut sebesar 116,09% dari target aset triwulan IV 2020 yang ditetapkan yakni sebesar Rp 13.237 miliar.

"Saat ini aset kita sudah mencapai Rp 15 triliun. Untuk kita tumbuh menjadi RP 25 triliun di 2025, maka kita kuasai dulu teknologi dan menambah manfaat dan kepercayaan kepada masyarakat. Jika transaksi berputar di Bank BPD DIY maka insyaallah Rp 25 triliun di 2025 akan kita capai," ungkapnya.

Sementara itu, untuk penyaluran kredit Bank BPD DIY pada bulan November 2020 tercatat sebesar Rp 8.775 miliar meningkat sebesar 1,31% dibandingkan posisi bulan sebelumnya.

Baca juga: Pengelola Wisata Taman Sari Yogyakarta Berharap Kunjungan Wisatawan Saat Libur Akhir Tahun Meningkat

Baca juga: Pembangunan Jogja Smart Province Dimulai di 4 segmen awal, Mulai Margo Utomo Hingga Krapyak

"Peningkatan tersebut didorong oleh kredit produktif yang meningkat sebesar Rp 59 miliar dari bulan sebelumnya," imbuhnya.

Ia memaparkan Penyaluran kredit bulan November ini mencapai 106,63 persen dari target Triwulan IV 2020 yang ditetapkan sebesar Rp 8.229 miliar.

Sedangkan pencapaian kredit pada November 2020 tersebut tumbuh sebesar 4,67% (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan di sisi Dana Pihak Ketiga (DPK) komposisi di bulan November 2020 terdiri dari giro sebesar Rp 2.653 miliar (21%), tabungan sebesar Rp 6.562 miliar (52%) dan deposito sebesar Rp 3.288 miliar. (nto) 

--

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved