Internasional
Terpidana Mati Pembunuhan Anak di Amerika Disuntik Mati
Seorang narapidana yang dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan, Alfred Bourgeois akhirnya dieksekusi dengan cara disuntik mati.
TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON DC - Seorang narapidana yang dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan, Alfred Bourgeois akhirnya dieksekusi dengan cara disuntik mati.
Narapidana pembunuhan anak sendiri tersebut dieksesuksi di Penjara Terre Haute, Indiana.
"Bourgeois dinyatakan meninggal pada pukul 20.21 Waktu Standar Timur oleh Koroner Vigo County," demikian keterangan badan penjara federal dikutip AFP Sabtu (12/12/2020).
Eksekuti terhadap Bourgeois berlangsung sehari setelah terpidana mati lainnya, Brandon Bernard, juga mendapatkan suntikan mematikan di Terre Haute.
Bourgeois, mantan sopir truk yang kini berusia 55 tahun, menampung putrinya dan membawanya ke truk pada musim panas 2002 silam.
Ternyata, dia berulang kali menyiksa anaknya yang masih berumur dua tahun itu.
Dia membunuh putrinya itu dengan membenturkannya di kaca mobil.
Karena kejahatannya terjadi di pangkalan militer, dia kemudian disidang di pengadilan federal dan dijatuhi hukuman mati dua tahun berselang.
Baca juga: Mengejutkan, Ratusan Tengkorak Manusia Ditemukan Di Menara Suku Aztec, Ada Tengkorak Anak dan Wanita
Baca juga: Lima Hari Terombang-ambing di Tengah Laut, Nelayan asal Pulau Bawean Ditemukan Selamat di Tuban
Saat dia divonis, AS tengah menangguhkan eksekusi pada awal 2003, salah satunya karena legalitas obat yang dipakai untuk membunuh terpidana.
Namun pada Juli lalu, Trump mulai menerapkannya lagi.
Meski negara bagian saat ini masih menangguhkannya karena pandemi Covid-19.
Total, pemerintahan presiden 74 tahun itu sudah melaksanakan 10 eksekusi mati, dengan tujuh di antaranya terjadi sebelum Pilpres AS pada 3 November.
Dalam pilpres AS, petahana kalah dari penantangnya, Joe Biden yang berjanji bersama Kongres bakal mengakhiri pelaksanaan hukuman federal itu.
Selama 131 tahun, secara tradisi presiden yang akan lengser biasanya bakal menangguhkan hukuman mati untuk proses transisi kekuasaan.
Namun karena Trump hingga saat ini menolak kalah dari Biden, dia mengumumkan enam daftar eksekusi sejak November hingga Januari, termasuk Bernard dan Bourgeois.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jarum-suntik-ilustrasi_.jpg)