Karya Seni

Hebat, Seniman Berusia 84 Tahun Ini Masih Rajin Berkarya, Bakal Bikin Patung Setinggi 7 Meter

Hebat, Seniman Berusia 84 Tahun Ini Masih Rajin Berkarya, Namanya Kartika Affandi

Tayang:
Tribunjogja.com/Nanda
Kartika Affandi sedang memahat salah satu karya patungnya di kediamannya jalan jalan Laksda Adi Sucipto, Caturtunggal, Depok, Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Usia nampaknya tak menjadi alasan bagi seniman legendaris Kartika Affandi untuk berhenti berkarya.

Sebaliknya, ia malah bersemangat melahirkan karya-karya inspiratif dengan nilai seni tinggi.

Perempuan yang akrab disapa 'Mami', kini sudah berusia 84 tahun. Namun, semangatnya masih membara.

Dengan, baju merah menyala bermotif bunga-bunga dirinya tampak enerjik memahat patung yang akan menjadi salah satu karya terbesarnya.

Dengan tangannya, ia terlihat masih cekatan membuat cekungan hingga berbentuk pola jari tangan dengan bantuan alat pahatnya.

"Patung ini, akan menjadi replika dari lukisan ayah saya yang berjudul Wisdom of East.

Di mana lukisan ini menceritakan tiga orang dari Timur yang memiliki kebijaksanaan yaitu, Mahatma Gandhi, Lao Zi, dan Wayang Semar," jelasnya saat ditemui Tribunjogja.com beberapa waktu lalu di rumah Museum Affandi di jalan Laksda Adi Sucipto, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Ia menambahkan, nantinya diperkirakan patung ini memiliki ketinggian sekitar 7 meter.

Kartika Affandi sedang memahat salah satu karya patungnya di kediamannya jalan jalan Laksda Adi Sucipto, Caturtunggal, Depok, Sleman.
Kartika Affandi sedang memahat salah satu karya patungnya di kediamannya jalan jalan Laksda Adi Sucipto, Caturtunggal, Depok, Sleman. (Tribunjogja.com/Nanda)

Untuk mengenang sang Ayah, Affandi, yang merupakan maestro seni lukis di tanah air.

"Pengerjaannya masih butuh proses panjang. Ini saya juga dibantu dengan teman-teman pemahat lain untuk pengerjaannya. Harus sabar, agar hasilnya bisa maksimal," ucapnya.

Dalam berseni, Kartika tak ingin disangkut pautkan dengan karya sang Ayah.

Baginya, setiap karya yang dibuatnya memiliki ciri khas yang berbeda dengan karya seniman lainnya.

Namun, tak dipungkiri bakat seninya mengalir dari darah sang Ayah. Karena, dirinya tidak pernah belajar khusus untuk mendalami dunia seni. Bahkan, sekolah formal pun tak dijalaninya.

"Dari kecil selalu berpindah tempat. Dari negara satu ke negara lainnya. Jadi, memang tidak ada waktu untuk sekolah. Sehingga, pengalaman lah yang membentuk karakter saya," ujarnya.

Baca juga: Selokan di Mantrijeron Ini Telah Disulap Jadi Kolam Ribuan Ekor Ikan Siap Panen

Baca juga: Pengin Tes PCR Langsung Tahu Hasilnya Di Hari Yang Sama, Bisa Ke RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

Baca juga: Ini Dia Aplikasi Transaksi Digital Untuk UMKM DI Yogyakarta, Namanya Aplikasi Jogjakita

Baginya, semua tempat bisa menjadi sekolah. Tergantung cara menyikapi kondisi yang ada.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved