Penyebab Nyeri Leher Ketika Bangun Tidur

Jenis bantal dan cara kita memposisikan diri menjelang tidur juga bisa memengaruhi kondisi tubuh saat bangun.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Yoseph Hary W
www.drgiust.com
Ilustrasi nyeri leher. 

TRIBUNJOGJA.COM - Bangun setelah tidur malam yang cukup panjang seharusnya membuat tubuh kembali segar dan siap untuk beraktivitas.

Namun pernahkah anda mengalami nyeri leher saat bangun tidur?

Bisa jadi karena Anda menggunakan bantal yang salah.

Bisa juga karena posisi tidur.

Jenis bantal dan cara kita memposisikan diri menjelang tidur juga bisa memengaruhi kondisi tubuh saat bangun.

Sakit leher bisa terjadi karena kebiasaan yang buruk, seperti membungkuk saat duduk atau postur tubuh keliru saat berjalan.

Apalagi, kebiasaan bermain ponsel atau komputer juga bisa memengaruhi kondisi leher.

Selain itu, tidur miring dengan kepala ditekuk atau tidur tengkurap dengan kepala miring juga bisa menyebabkan hal yang sama.

Selain itu, tidur miring dengan kepala ditekuk atau tidur tengkurap dengan kepala miring juga bisa menyebabkan hal yang sama.

Lalu bagaimana cara mencegahnya?

Menurut laporan Harvard Medical School, ada dua posisi tidur terbaik untuk mencegah sakit leher, yaitu tidur miring dan telentang.

- Tidur telentang

Jika memilih posisi tidur telentang, pilih bantal berbentuk bulat untuk menopang lekuk alami leher.

Gunakan pula bantal yang lebih rata sebagai bantalam kepala.

Hindari penggunaan bantal yang terlalu tinggi atau kaku agar leher tidak tertekuk dan memicu nyeri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved