Berita Kesehatan

Alasan Utama Kenapa Jangan Pernah Coba-coba Potong Kutil Sendirian

Ada yang nekat memotong kutil sendiri karena alasan penampilan. Padahal, memotong kutil sendirian bisa berisiko mengalami pendarahan.

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
internet
ilustrasi 

Ini proses yang sangat cepat, katanya.

Jika ukurannya sangat kecil, dokter mungkin hanya cukup menggunakan krim anestesi.

"Jika sangat halus, seperti jika ada di kelopak mata, saya membiusnya dengan anestesi dan kemudian membakarnya," katanya. "Dengan begitu, Anda hanya mendapatkan keropeng kecil," tambahnya.

Alasan lain untuk menemui dokter kulit adalah Anda bisa mendapatkan diagnosis yang benar. 

Tanda kulit itu mungkin hanya tanda kulit, tapi bisa jadi sesuatu yang lain lebih berbahaya, kata Clark.

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan, meskipun kutil tidak tumbuh kembali setelah dipotong, namun ini tidak menghilangan potensi tumbuh kutil yang baru di tempat lain.

"Saya bisa memotongnya, tapi tidak bisa mencegahmu menumbuhkan yang baru," kata Clark.

Apa itu kutil?

Kutil atau dikenal juga sebagai akrokordon, adalah pertumbuhan kulit jinak yang umum. Sebanyak setengah dari semua orang dewasa pernah mengalaminya paling tidak satu kali dalam hidup mereka.

Anda bahkan mungkin tidak menyadari bahwa Anda memiliki kulit sampai Anda merasakannya dengan jari-jari Anda.

Ini bisa muncul di lipatan kulit, seperti ketiak, selangkangan, leher atau di kelopak mata. Mereka biasanya tidak bergejala tetapi bisa menjadi nyeri jika meradang atau teriritasi. 

Apa penyebab kutil?

Apa yang menyebabkan kutil tidak diketahui. Namun, para ahli percaya bahwa gesekan antar lipatan kulit berperan dalam perkembangannya.

Ini dapat membantu menjelaskan mengapa kutil lebih sering terjadi pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas. Kecenderungan kutil juga nampaknya meningkat seiring bertambahnya usia. 

Pria dan wanita sama-sama memiliki potensi mengembangkan kutil.

Bagaimana cara mengidentifikasi kutil?

Kutil biasanya memiliki warna yang sama dengan bagian kulit Anda yang lain.

Biasanya terlihat seperti sepotong kulit longgar yang diikat oleh tangkai ke tubuh Anda , dan Anda sering dapat menggoyangkannya ke depan dan belakang dengan jari-jari Anda.

Ukuran kutil juga bisa bervariasi dan seringkali datang dalam bentuk tandan.

"Saya tidak pernah melihat seseorang datang dengan hanya satu kutil,"kata Joyce Davis, MD, seorang dokter kulit di praktik swasta di New York.

"Biasanya mereka juga memiliki permukaan yang halus, tidak seperti kutil, yang biasanya kasar atau bergelombang," tambahnya. (*/Health Insider)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved